Cilacap

Usai Melarikan Diri di Banyuasin, Pelaku Penyiraman Air Keras di Cilacap Tertangkap

Share
Share

Pelaku penyiraman air keras di Cilacap, Jawa Tengah akhirnya berhasil ditangkap polisi usai melarikan diri. Akibat perbuatannya, pelaku terancam pidana 12 tahun penjara.

Sebelumnya, pelaku berinisial I (38) tega menyiram air keras kepada istri sirinya hingga mengalami luka bakar parah di sekujur tubuh dan mendapat perawatan serius di rumah sakit. Korban berinisial S (28) warga Kecamatan Kawunganten.

Aksi keji pelaku dilakukan pada Minggu 25 Februari 2024 pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelum kejadian, pelaku dan korban sempat bertengkar hingga berujung penyiraman air keras. Keduanya terlibat cek cok di tengah perjalanan usai pelaku meminta korban menjemputnya di terminal Kawunganten.

Akibat perbuatannya, pelaku kemudian dilaporkan pihak keluarga ke polisi, namun sempat melarikan diri, hingga berhasil ditangkap usai dilakukan pengejaran.

Saat melarikan diri, pelaku sempat membawa kabur sepeda motor korban dan menjualnya di wilayah Pandeglang Banten. Alhasil, uang hasil penjualan motor itu dipergunakan pelaku untuk biaya kebutuhan hidup selama pelarian di Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengatakan, tersangka berhasil ditangkap oleh Tim Sat Reskrim Polresta Cilacap pada Senin 15 April 2024.

“Tersangka kami tangkap di tempat persembunyiannya di Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan. Saat ditangkap, tersangka sedang bekerja di kolam ikan milik temannya,” ungkap Kapolresta saat jumpa pers di Polresta Cilacap, Jumat (19/4/2024).

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Cilacap, dibantu Polsek setempat. “Setelah ditangkap, tersangka kemudian kami bawa ke Polresta Cilacap untuk diproses lebih lanjut,” tutur Ruruh.

Menurut keterangan tersangka, air keras yang disiramkan ke korban jenis asam sulfat yang dibawa pelaku dari Jakarta. Air keras ini biasa digunakan pelaku sebagai pembersih karat di tempatnya bekerja.

Sementara itu, berdasarkan hasil medis, korban mengalami luka bakar 80 persen akibat kejadian tersebut. Tak hanya itu, mata bagian kiri korban belum dapat melihat hingga saat ini. “Mata bagian kanan korban juga kabur. Korban sudah dua kali dioperasi, termasuk tersangka saat menyiramkan air keras terkena bagian punggung kirinya hingga mengalami luka bakar,” ungkap Ruruh.

Adapun motif tersangka karena cemburu menduga korban berselingkuh dengan pria lain. “Tersangka ini mendapat informasi bahwa korban telah bertunangan dengan pria lain. Saat akan dibawa ke Lampung oleh pelaku, korban menolak,” papar Kapolresta.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti sisa cairan air keras yang dibuang pelaku, pakaian korban, dan sepeda motor korban yang dijual oleh pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 355 KUHP dan atau Pasal 354 dan atau Pasal 351 tentang penganiayaan berat yang direncanakan dan mengakibatkan korban luka berat. “Pelaku teramcam pidana 12 tahun penjara,” kata Kapolresta

 

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Ekonomi

Pemerintah Terapkan WFH satu hari demi hemat BBM, Dinilai Efisiensi Tak Signifikan

Jakarta — Kebijakan pemerintah yang mewacanakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar...

EkonomiNasional

‘Senjata’ Prabowo Bidik Ekonomi 8%: MBG, Kopdes Merah Putih hingga 3 Juta Rumah

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% hingga 2029, naik signifikan dari capaian saat ini yang masih berada di...

EkonomiInternasional

Public Investment Fund (PIF): Mesin Investasi Raksasa Arab Saudi yang Mengubah Peta Ekonomi Global

Riyadh — Dalam beberapa tahun terakhir, nama Public Investment Fund (PIF) semakin sering muncul dalam berbagai berita ekonomi global. Dana investasi milik pemerintah...

-Sponsored-
ads image
BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

BisnisCilacap

Wisata Petik Melon Premium Organik di Mernek, Maos, Cilacap, Gratis Masuk Saat Lebaran

Cilacap — Alternatif wisata keluarga saat momen Lebaran hadir di Kabupaten Cilacap. Sebuah program wisata petik melon premium organik langsung dari greenhouse digelar...

Bisnis

Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini, Tiket Mulai Rp15 Ribu

Tangerang - Inovasi baru di sektor ritel dan hiburan hadir dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart. Perusahaan ini menggandeng Layar Digi...

BencanaNasional

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 22 Januari 2026, Gubernur Mualem: Masih Ada Wilayah Terisolasi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai...

Related Articles
Cilacap

KPK Panggil 10 Pejabat Pemkab Cilacap Terkait Kasus Pemerasan Bupati, Ini Daftarnya

Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 10 pejabat di lingkungan Pemerintah...

Cilacap

Tol Getaci Minim Investor, Menteri PU Ungkap Penyebabnya

Jakarta — Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) hingga kini belum menunjukkan perkembangan...

Cilacap

Grafik Perceraian ASN Cilacap Meningkat, 25 Permohonan Masuk dalam 3 Bulan

Cilacap — Tren perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten...

Cilacap

Pemkab Cilacap Kaji Pengembangan TPA Kunci dengan Sistem Circular Controlled Landfill

Cilacap — Pemerintah Kabupaten Cilacap tengah mengkaji pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...