Banyumas

Mandiri Energi dari Desa Banyumas: Kala Sang Surya Ikut Mengairi Sawah Petani

Share
Share

BANYUMAS  – Akhir Juni, hamparan sawah di Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, hampir menguning. Masa panen sebentar lagi tiba.

Hamparan sawah itu mengapit aliran Kali Tajum yang berkelok dengan alirannya yang deras. Letak sawah dan ladang milik para petani lebih tinggi dari permukaan Kali Tajum.

Saat musim penghujan, suplai air melimpah ruah dan para petani tidak dipusingkan kebutuhan pengairan dari saluran irigasi untuk membasahi tanah garapannya. Ketika musim kemarau tiba, beda cerita.

 

Suplai air dari saluran irigasi tak lagi mampu mencukupi kebutuhan sawah dan ladang mereka kala musim kemarau. Aliran air di Kali Tajum menjadi jawaban bagi tanaman garapan petani agar tetap bisa dipanen.

Tetapi, perbedaan ketinggian antara permukaan Kali Tajum dengan sawah menjadi problem selanjutnya. Para petani perlu menaikkan air dari Kali Tajum dengan pompa air berbahan bakar minyak. Dan metode ini menjadi andalan mereka selama bertahun-tahun lamanya.

Lama kelamaan, menyedot air dengan pompa berbahan bakar minyak menjadi kian mahal. Kepala Desa Kaliurip Kitam Sumardi mengatakan, saat ini biaya yang dibutuhkan untuk mengairi sawah seluas 700 meter persegi adalah Rp 25.000 per jam.

“Untuk sawah seluas 700 meter persegi, minimal empat jam pengairan. Jadi sekitar Rp 100.000 untuk menyedot air selama empat jam. Untuk berapa harinya tergantung kebutuhan dan berapa luasnya tinggal dikalikan,” kata Kitam kepada wartawan rombongan Jelajah Energi Jawa Tengah, Rabu (29/6/2022).

Para petani pun mencoba mencari solusi lain agar air dari Kali Tajum tetap bisa dialirkan ke sawah dan ladang saat musim kemarau, tetapi dengan biaya yang murah.

Atas inisiasi salah satu warga, mereka sempat bergotong-royong membangun kincir angin guna mengalirkan air ke sawah. Belum sempat berfungsi, kincir air buatan warga hanyut terseret derasnya aliran sungai.

 

Kitam memaparkan, setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan, mereka akhirnya mendapat pendanaan untuk pembangunan instalasi pompa air bertenaga listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dari Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas dengan dana yang bersumber dari APBD pada 2018.

Selain itu, Pemerintah Desa Kaliurip juga menganggarkan dana hampir Rp 60 juta untuk membuatkan saluran intake di Kali Tajum serta pipa untuk mengalirkan air ke sistem irigasi.

Kapasitas terpasang PLTS tersebut sebesar 44 kilowatt peak (kWp) yang terdiri atas 144 panel surya berkapasitas masing-masing 310 watt peak (Wp). PLTS tersebut dibangun di atas lahan hibah dari tiga kelompok masyarakat setempat.

Sedangkan pompanya ditempatkan terpisah, terletak di pinggir Kali Tajum agar dapat langsung menyedot air dari sungai tersebut.

Saluran pipa untuk menyalurkan air dari Kali Tajum ke sawah di Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Rabu (29/6/2022). Air dari Kali Tajum dialirkan ke atas melalui pipa ini dengan pompa air bertenaga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).INSTITUTE FOR ESSENTIAL SERVICES REFORM (IESR) Saluran pipa untuk menyalurkan air dari Kali Tajum ke sawah di Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Rabu (29/6/2022). Air dari Kali Tajum dialirkan ke atas melalui pipa ini dengan pompa air bertenaga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Pompa air bertenaga listrik dari PLTS dapat mengairi sawah hingga 20 hektare dengan waktu pengairan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Kehadiran pompa air bertenaga listrik dari PLTS menggeser pompa air berbahan bakar minyak yang diandalkan sebagian petani.

Para petani yang lahannya mendapat jatah air dari pompa air bertenaga listrik dari PLTS hanya dibebankan 10 kilogram gabah untuk setiap 700 meter persegi jika sudah panen.

 

Jika diperbandingkan, misalnya harga gabah Rp 4.000 per kilogram, maka petani yang memiliki luas lahan 700 meter persegi, hanya dibebankan setara uang tunai Rp 40.000 setiap panen.

Salah satu petani, Warjo, menuturkan bahwa sebelum ada pompa air bertenaga PLTS, dia harus menyedot air dengan pompa berbahan bakar minyak sebanyak lima sampai tujuh kali dari mulai masa penggarapan hingga panen, kala musim kemarau.

Kini, Warjo mengaku kebutuhan air untuk sawahnya seluas 3.000 meter persegi saat musim kemarau sudah tercukupi dengan adanya pompa air bertenaga listrik dari PLTS.

“Saya hanya satu kali menggunakan pompa berbahan bakar minyak (setelah memanfaatkan pompa air bertenaga listrik dari PLTS). Itu pun hanya untuk memulai masa penggarapan yang membutuhkan banyak air,” ujar Warjo.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, kapasitas terpasang PLTS tersebut sangat besar.

“Kalau hanya untuk menggerakkan pompa air, lebih dari cukup. Sisa daya yang belum termanfaatkan masih besar,” ujar Sujarwanto.

Sujarwanto menuturkan, energi listrik yang dihasilkan PLTS untuk pompa air sangat melimpah sehingga perlu dioptimalisasi supaya pemanfaatannya dapat maksimal. Strategi optimalisasinya adalah dengan menambah pompa serta membangun bak penampung untuk mengumpulkan air.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko (paling kanan) berbicara dengan jajaran Pemerintah Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas di dekat bangunan yang terdapat pompa yang digerakkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).INSTITUTE FOR ESSENTIAL SERVICES REFORM (IESR) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko (paling kanan) berbicara dengan jajaran Pemerintah Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas di dekat bangunan yang terdapat pompa yang digerakkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

“Bahkan kalau sekarang bisa mengaliri 20 hektare lahan, (dengan optimalisasi) bisa meningkat hingga dua kali lipat,” tutur Sujarwanto.

Sujarwanto menambahkan, pemanfaatan PLTS untuk pompa air menjadi salah satu bagian untuk mewujudkan desa mandiri energi.

Pompa air bertenaga listrik dari PLTS ini juga bisa menjadi daya tarik lain untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata karena Desa Kaliurip telah memiliki modal keindahan pemandangannya.

Program Manager Akses Energi Berkelanjutan Institute for Essential Services Reform (IESR) Marlistya Citraningrum menuturkan, pemanfaatan PLTS untuk pompa air di Desa Kaliurip memberikan contoh masyarakat yang berdaya dan mau bergotong royong, bekerja sama dengan pemerintah untuk menyediakan air.

“Energi surya bisa dimanfaatkan untuk sektor sektor produktif termasuk sektor pertanian. Pemanfaatan pompa air tenaga surya ini mudah direplikasi di daerah daerah pertanian yang membutuhkan air dan bisa dikolaborasikan dengan berbagai pihak,” kata Citra.

Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Berikut Dampaknya

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...

Teknologi

NotePaste: Solusi Berbagi Catatan Online yang Praktis, Cocok untuk Blogger hingga Affiliate Marketing

Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...

EkonomiNasional

Harga Minyakita Segera Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Waktu Dekat

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...

EkonomiNasional

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibiayai APBN, Pemerintah Sebut untuk Perkuat Ekonomi Desa

JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...

Ekonomi

Rupiah Melemah, Mal dan Kafe Tetap Ramai: Fenomena “Lipstick Effect” Jadi Sorotan Warganet

JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...

EkonomiNasional

Pemerintah Sebut Rekrutmen Besar Kopdes Merah Putih sebagai Investasi SDM Raksasa

JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

-Sponsored-
ads image
HukumNasional

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Tahan Tiga Pejabat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...

HukumNasional

Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung Sehari Setelah Pimpinan Dadan Hindayana Di Copot

JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...

InternasionalPalestina

Warga Palestina Beri Penghormatan Terakhir untuk Pemimpin Hamas Mohammed Odeh

GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...

Bisnis

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Resmi Buka Gerai Perdana di Taipei

TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...

BisnisEnergiLingkungan Hidup

Green Jobs: Profesi Masa Depan yang Tak Hanya Cari Uang, Tapi Juga Menyelamatkan Bumi

Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...

BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

Related Articles
BanyumasNasional

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi...

Banyumas

RSUD Margono Soekarjo Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Warga Banyumas Raya

BANYUMAS – RSUD Prof Dr Margono Soekarjo ditargetkan menjadi pusat layanan kesehatan...

Banyumas

Menteri UMKM Tindak Marketplace Yang Naikkan Biaya Admin Sepihak

JAKARTA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan...

BanyumasPurwokerto

Pemkab Banyumas Siapkan BLK Khusus, Bidik Peluang Kerja ke Jerman dan Eropa

BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas berencana mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) khusus...