Arus lalu lintas di Jalan Raya Ajibarang–Bumiayu, tepatnya di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mengalami kemacetan total pada Jumat (9/1/2026) sore. Penutupan jalan dilakukan untuk proses evakuasi truk bermuatan semen yang sebelumnya mengalami kecelakaan.
Dalam proses evakuasi, petugas menerjunkan alat berat berupa crane yang memakan badan jalan. Akibatnya, akses lalu lintas dari dua arah terpaksa ditutup sementara. Selama proses berlangsung, hanya kendaraan roda dua yang masih diperbolehkan melintas dengan pengaturan petugas di lapangan.
Truk yang dievakuasi merupakan kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal pada Rabu (7/1/2026) pagi di lokasi yang sama. Kendaraan tersebut adalah truk Hino tronton bermuatan semen dengan nomor polisi B 9514 BFU.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, truk melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan pelan.
“Ketika melintas di jalan yang sedikit menanjak, sekitar 100 meter dari Jembatan Tonjong, sistem pengereman kendaraan diduga mengalami kebocoran,” ujar Iptu Metri.
Akibat gangguan pengereman tersebut, truk sempat berhenti, kemudian mundur dan akhirnya terguling ke kiri hingga menimpa bangunan balai pertemuan RT milik warga setempat.
Pengemudi truk diketahui berinisial ER (26), warga Kabupaten Cirebon. Ia berprofesi sebagai wiraswasta dan mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) B II Umum. Dalam kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka lecet pada bagian hidung dan menjalani perawatan jalan.
“Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam peristiwa ini,” tegas Iptu Metri.
Bangunan yang tertimpa truk diketahui milik BS (68), seorang pensiunan guru yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat. Akibat insiden tersebut, balai pertemuan RT mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp10 juta.
Satlantas Polresta Banyumas mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kondisi teknis kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melintasi jalur menanjak maupun ruas jalan yang rawan kecelakaan.


