Banyumas Raya

Jakarta – Ada dua gejala dan tanda yg perlu diperhatikan dari penyakit Mongkeypox. Penasaran seperti apa?
Masa inkubasi (interval dari infeksi sampai timbulnya gejala) Monkeypox biasanya 6 16 hari, tapi mampu berkisar dari 5 21 hari. Gejala yg timbul berupa demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot dan lemas.
“Ruam pada kulit muncul pada wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ruam ini berkembang akan dari bintik merah seperti cacar (makulopapula), lepuh berisi cairan bening, lepuh berisi nanah, kemudian mengeras. Biasanya diperlukan waktu hingga 3 pekan sampai ruam tersebut menghilang,” ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Anung Sugihantono, MKes, seperti yg dikutip dari siaran pers Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu, (15/05/2019).
Monkeypox biasanya yaitu penyakit yg mampu sembuh sendiri dengan gejala yg berlangsung selama 14 21 hari. Kasus yg parah lebih tidak jarang terjadi pada anak-anak dan terkait dengan tingkat paparan virus, status kesehatan pasien dan tingkat keparahan komplikasi.
“Kasus kematian bervariasi tapi kurang dari 10 persen perkara yg dilaporkan, sebagian besar di antaranya adalah anak-anak. Secara umum, kelompok usia yg lebih muda sepertinya lebih rentan terhadap penyakit Monkeypox,” tambahnya.
Dirjen Anung menegaskan Monkeypox cuma mampu didiagnosis melalui pemeriksaan laboratorium.
“Tidak ada pengobatan khusus atau vaksinasi yg tersedia bagi infeksi virus Monkeypox. Pengobatan simptomatik dan suportif bisa diberikan buat meringankan keluhan yg muncul,” paparnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

