Banyumas Raya

JAKARTA, – Karpet kabin mobil menjadi salah sesuatu aksesori yg belakangan banyak digunakan oleh pemilik mobil. Penggunaan karpet tambahan ini diharapkan dapat melindungi karpet dasar dari berbagai kotoran dan gampang dalam hal perawatan.
Namun tak sedikit produk karpet tersebut justru menjadi sumber kecelakaan. Beberapa produk kerap mengganjal di bawah pedal gas dan membuat putaran mesin tak terkontrol, ada juga karpet yg justru kerap berpindah letaknya karena tak merekat baik di dasar kabin.
“Masalah ini terjadi di dua produk karpet aftermarket yg cuma menyediakan ukuran umum bagi semua mobil. Itu sebabnya disarankan bagi melakukan pengukuran sendiri alias custom sesuai dengan bentuk kabin dan ukuran agar lebih presisi,” ucap Direktur PT Vivalta Grcacias, distributor karpet mobil Trapo, Stacey Tampi, di arena Telkomsel IIMS 2019 dua waktu lalu.
Perhatian diberikan pada bagian pedal sisi pengemudi. Menurut Stacey, desain karpet yg benar adalah tak berada di belakang pedal.
Selain itu agar karpet tak bergerak ketika kendaraan berjalan, diberikan perekat kuat. Sebagai tambahan diberikan landasan pada bagian kaki karena biasanya bagian ini kerap rusak karena tergesek sepatu.
Selain standar keselamatan di atas, sebagai tambahan, karpet mobil juga harus gampang dibersihkan dari berbagai kotoran. Ini karena dua bahan justru memudahkan kotoran masuk dan sulit dibersihkan. Akibatnya kabin berbau tak sedap dan menimbulkan jamur di dalam mobil.
Baca juga: Aksesori Tingkatkan Perfoma Mesin Hadir di Telkomsel IIMS 2019
Ragam aksesori karpet di IIMS 2019Ragam Produk
Selama pameran Telkomsel IIMS 2019, beragam produk karpet dan lapisan dasar mobil ditawarkan. Untuk Trapo sendiri dibanderol akan Rp 1,5 juta bagi mobil kecil.
Ada lagi merek Comfort yg hadir dengan bahan PVC model mie. Penempatan karpet ini juga dikerjakan pengukuran dengan ketebalan berbeda. Model ini dibanderol akan Rp 1,8 jutaan dengan potongan harga selama pameran.
Merek yang lain adalah Frontier yg menawarkan dasar kabin sesuai lekuk. Karpet ini dipasangkan menggantikan karpet dasar dan tak memerlukan tambahan karpet yang lain di atasnya. Hadir buat berbagai model kendaraan, karpet ini dibanderol akan Rp 2,5 juta.
Merek yang lain adalah First Class yg hadir juga dengan desain mie terbuat dari PVC. Ditawarkan dalam beberapa pilhan ketebalan 17 mm dan 22 mm, karpet ini dibanderol akan Rp 1,9 jutaan.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

