Banyumas Raya

Banten – Penyakit Kawasaki adalah penyakit yg ditandai dengan peradangan pada pembuluh darah pada tubuh, termasuk pembuluh darah koroner pada Jantung.
Penyakit ini umumnya terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun. Di Indonesia diperkirakan angka kejadian Penyakit Kawasaki adalah 5000 masalah per tahun dan yg terdiagnosis baru 150 – 200 masalah per tahun.
“Melihat banyaknya Penyakit Kawasaki yg belum terdiagnosis, utama buat orang tua bagi mengenahi gejala penyakit ini sebab seandainya tak ditangani dengan benar, penderita Penyakit Kawasaki mampu mengalami kerusakan jantung permanen,” kata DR. dr. NaJib Advani, Sp.A(K), M.Med (Paed) yg yaitu Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung yg ahli menangani Penyakit Kawasaki di Omni Hospital, Alam Sutera, Sabtu, (27/04/2019).
Sayangnya, sampai ketika ini penyebab Penyakit Kawasaki belum diketahui secara pasti sehingga diagnosis yg benar cuma mampu ditegakkan berdasarkan gejala fisik yg muncul serta pengalaman dokter yg memeriksa.
Para ahli menyampaikan bahwa penyakit ini tak menuIar, baik melalui pernafasan, sentuhan, dan yang lain sebagainya.
Gejala Penyakit Kawasaki menyerupai gejala pada penyakit yg umum diderita anak-anak, seperti campak, infeksi virus, dan gondongan. Gejala khas Penyakit Kawasaki adalah sebagai berikut.
1. Demam lebih dari 5 hari yg tak reda meskipun diobati
2. Mata merah dan bibir pecah-pecah, lidah bengkak dan merah (strawberry tongue)
3. Ruam-ruam pada kulit area punggung, dada, perut, tangan, dan kaki
4. Pembengkakan kelenjar di leher (sehingga kadang dikira gondongan)
5. Pembengkakan, kemerahan pada telapak tangan dan kaki
6. Kulit pada ujung jari tangan dan kaki mengelupas setelah dua hari kemudian.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

