Banyumas Raya

Bali – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek sangat menyayangkan ketika ini banyak terjadi bullying (menyakiti orang dalam bentuk kekerasan dan dengan gunakan kata – kata kasar), pada anak.
Hal tersebut menjadi isu yg utama dan diangkat dalam teater drama ditampilkan oleh para Murid SMKN 5 Denpasar di depan Menkes RI. Kasus bullying semakin ramai belakang ini dikalangan remaja terutama di sekolah.
“Di kunjungan SMK juga aku tertarik dengan bullying. Masalah ini utama sekali jadi perhatian. Ternyata ketahanan sosialnya itu rendah. Ini aku jugga sampaikan hidup itu tak ada yg berjalan mulus. Kita pasti terbentur krikil, tetapi kalau yakin diri dan melakukan terobosan mampu diatasi,” kata Menkes RI, Nila F Moeloek, Bali, Rabu, (24/04/2019).
Masih menurutnya, persoalan bullying dia paparkan, timbul cuma karena memberikan komentar sehingga membuat orang yang lain marah. Dari perkara tersebut, timbul pertengkaran yg seharusnya tak terjadi.
“Dikasih contoh marah saat memberikan komentar. Akhirnya bertengkar, bahkan sambil bunuh – bunuhan. Kenapa itu tak ditahan, ada kelemahan di generasi muda dan ini yg jadi perhatian,” tambahnya.
Karena itu, Nila menegaskan, para orangtua harus benar – benar memperhatikan perkembangan buah hatinya. Kemudian bagi anak – anak usia remaja, harus mau terbuka dengan orang terdekat terutama keluarga. Hal ini agar tak menjadikan diri agresif dan dapat memakai akal sehat dalam mengambil keputusan.
“Orang tua bertanggung jawab dan pemuda juga harus terbuka. Yang jelas anak di sana (SMKN 5 Denpasar) sehat dan tak stunting. Ceria, gembira, tinggal satu, kami tanamkan jiwa,” tegasnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

