Banyumas Raya

Denpasar – RSUD Bali Mandara tengah diupayakan buat mendapatkan akreditasi internasional.
Direktur Utama RSUD Bali Mandara dr. Gede Bagus Darmayasa, M. Repro menyampaikan akreditasi tersebut ditargetkan tercapai pada 2025.
“Akrditasi melalui tahapan-tahapan. Saat ini kalian harus melalui dua akreditasi yg dilaksanakan di Indonesia, merupakan SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit) dari KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit),” katanya Gede Bagus, Selasa, (23/04/2019).
Akreditasi SNARS mulai dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2019. Sebelumnya, kata dr. Bagus (Sapaan dr. Gede Bagus Darmayasa), RSUD Bali Mandara telah dikerjakan survey oleh KARS dan layak buat mengikuti akreditasi selanjutnya.
“Selanjutnya kalau nilai kalian dikatakan layak, kalian dapat lanjut ke akreditasi internasional, minimal nilainya 95,” tambahnya.
Untuk mendapatkan nilai 95, diakuinya membutuhkan persiapan segalanya seperti sarana-prasarana dan sumber daya manusia yg terlatih.
Saat ini sarana yg ada di RSUD Bali Mandara diantaranya berupa tempat tidur sebanyak 198 item, 13 instalasi, 25 pelayanan kebidanan interna. Sementara buat SDM, di antaranya jumlah tenaga medis sebanyak 94, 318 paramedis keperawatan, dan 122 paramedis non keperawatan.
“Sarana-prasarana dan SDM di RSUD ini telah sesuai standar akreditasi, tinggal nanti menunggu pelaksanaan dan penilaian akreditasi,” ucapnya.
Selain itu, bagi mendapatkan akreditasi juga disesuaikan dengan pelayanan yg diberikan kepada pasien.
Pelayanan di RSUD Bali Mandara sudah mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai peraturan dari Kementerian Kesehatan RI.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

