Banyumas Raya

CISARUA, – Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes) dianggap sangat potensial buat menggerakan perekonomian masyarakat desa di Indonesia. Bahkan tak cuma itu, efek kehadiran AMMDes juga berujung pada peningkatan industri komponen lainnya.
Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto, menjelaskan, melalui AMMDes produktivitas petani dan juga industri kecil menengah (IKM) dapat semakin terdorong.
“AMMDes dijual juga beserta aplikasinya. Nah Aplikasinya ini dibuat oleh anak bangsa, akan dari mesin pengolahan beras, pengolahan jagung, pengolahan kopi, dan masih banyak lagi. Jadi multiplier effect-nya mampu dirasakan oleh semua,” ujar Reiza di Cisarua, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019).
Baca juga: Kemenperin Bakal Siapkan AMMDes Versi Listrik
Reiza menjelaskan, produksi mobil pak tani ini melibatkan 63 perusahaan lokal, dan itu baru cuma dalam lingkup tier satu, karena masih ada tier dua, dan tiga. Dengan begitu otomatis AMMdes memberikan efek domino yg cukup luas untuk masyarakat.
AMMDes di pabrik Klaten, Jawa TengahWalau sampai ketika ini kandungan lokalnya belum mencapai 100 persen, tetapi Reiza mengatakan, nantinya ketika jumlah produksi AMMDes telah meningkat dengan banyaknya permintaan bakal ada penambahanan kandungan lokal yg mulai ikut diterapkan KMWI.
“Mesin dan gearbox masih komponen yg kalian datangkan dari luar, tetapi ke depan ketika jumlah produksi meningkat dengan harapan sesuai terget yg ada, kalian mulai upayakan membuat lokal gearbox sendiri. Secara kompetensi kalian bisa bikin gearbox, kalau buat mesin sementar ini kalian gunakan yg telah digunakan juga di negara lain,” ucap Reiza.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

