Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Jakarta – Keterbatasan akses, kurangnya tenaga ahli, serta kebutuhan mulai biaya yg tinggi yaitu dua permasalahan penting yg dihadapi dalam membangun layanan bagi kesehatan reproduksi.
Upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan dan pasien, akses pasien, advokasi pemerintah, kualitas pelayanan klinik bayi tabung (In Vitro Fertilization atau IVF) serta laboratorium dengan teknologi terdepan yaitu langkah-langkah panting dalam penanganan gangguan kesuburan di Indonesia.
Dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat, jumlah klinik IVF sampai ketika ini masih rendah merupakan 32 klinik yg tersebar di berbagai kota di segala Indonesia. Hadirnya program bayi tabung pintar yg canggih (Sophisticated), Modern, Terjangkau (Affordable), Reproductive, Technology atau SMART IVF diharapkan mampu menjadi salah sesuatu pilihan dan menolong mereka yg membutuhkan.
Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH selaku pelopor SMART-IVF sekaligus Presiden Perhimpunan Fertilisasi in Vitro Indonesia (PERFITRI), dalam sambutannya pada mengemukakan, berdasarkan laporan lA-IVF tahun 2017, dari sejumlah 9122 siklus bayi tabung yg dikerjakan pada tahun 2017 di Indonesia, terdapat 2467 siklus yg menghasilkan kehamilan.
“Persentasi kehamilan yg terbesar terdapat pada usia kurang dari 35 tahun, merupakan sebesar 17.46 persen, disusul dengan kehamilan pada usia 35-37 tahun (6.01 persen , usia 38-40 tahun (3.49 persen), 41-42 tahun (1.16 persen), dan yg paling rendah pada usia lebih dari 42 tahun (1 persen),” ujar Budi Wiweko, Jakarta, Selasa, (18/12/2018).
Masih menurutnya, program Bayi tabung pintar atau SMART IVF memiliki dua keunggulan yg diperlukan dalam klinik bayi tabung, seperti: SDM dengan kompetensi tinggi, tersedianya teknologi dan metode IVF terdepan, adanya laboratorium penunjang seperti laboratorium embriologi serta jaringan kerja (network) yg luas.
Pada era kedokteran presisi (precision medicine), SMART-IVF terus melakukan aktualisasi metode dan teknologi dalam penanganan infertilitas, dengan menjadikan berbagai hasil penelitian dalam melakukan pelayanan.
Pada kesempatan yg sama dr. Fachry Achmad, MPH selaku Direktur PT Ingin Anak mengatakan, program bayi tabung menjadi salah sesuatu pilihan untuk pasutri yg mengalami gangguan kesuburan dan ingin mempunyai keturunan.
“Sayangnya biaya program untuk sebagian pasutri kurang terjangkau. SMART-IVF berangkat dari penemuan serangkaian prosedur pelayanan bayi tabung yg tak cuma mutakhir, namun cost-efective untuk pasien, serta ditunjang dengan fasilitas yg berteknologi tinggi dan berkualitas,” kata Fachry Achmad. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
JAKARTA – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut...
GAZA – Warga Palestina berkumpul di Gaza untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Hamas, Mohammed Odeh, yang dilaporkan gugur dalam serangan yang disebut...
TAIPEI – Kenangan Coffee resmi memperluas ekspansi internasionalnya dengan membuka gerai perdana di Taipei. Langkah ini menandai strategi agresif brand kopi asal Indonesia...
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, polusi, hingga krisis energi, dunia kerja mulai bergerak menuju arah baru yang lebih berkelanjutan. Salah satu konsep...
Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh pegawai Koperasi...
China Buka Rumah Sakit dengan 14 Dokter AI Pertama di Dunia China...
Jakarta - Heboh temuan Thailand terkait kemungkinan residu kimia berbahaya yang berisiko...
Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi buka suara...