Banyumas Raya

JAKARTA, – Wafatnya anak berusia 3,5 tahun akibat terjebak di dalam mobil yg terparkir di lapangan luar, Sabtu (20/10/2018), memantik kesadaran bahaya yg bisa timbul dari kendara meskipun dalam keadaan diam. Bahaya mengintai bukan cuma pada pemilik atau individu yg memiliki dan membawa kendara, tetapi dapat juga terhadap orang sekitar.
Sebenarnya mengapa berada di dalam kabin mobil dalam keadaan terik matahari mampu berbahaya buat anak-anak? Dikutip dari Thenational.ae, dalam waktu 20 menit saja temperatur di dalam mobil yg terparkir di luar ruangan mulai meningkat hingga 50 derajat Celcius.
“Keadaan ini sangat berbahaya untuk anak-anak terutama ketika matahari bersinar bahkan dalam waktu sesuatu menit. Ia mulai merasakan dehidrasi, shock dan heatstroke,” ucap Marwa Abdelfattah, dokter dari Brightpoint Royal Women Hospital.
Dijelaskan heatstroke mampu terjadi dalam hitungan menit, karena lonjakan drastis suhu kabin tersebut. Kondisinya, bahkan bisa lebih tinggi dari suhu luar ruangan.
Baca juga: Cuaca Panas, Jangan Malas Lumasi Rantai Sepeda Motor
Anak-anak di usia dini belum bisa mengatur temperatur tubuh sebaik orang dewasa. Akibatnya badan mereka mulai berhenti bekerja ketika terpapar temperatur yg tinggi yg berakibat kehilangan kesadaran atau panik bahkan kegagalan organ.
Pengalaman ini juga bisa terjadi pada orang dewasa. Dikutip dari Globalnews.ca, seorang pria 33 tahun yg coba berada di dalam kabin mobil di cuaca terik selama 20 menit menggambarkan dirinya tak bisa bernafas seperti dicekik oleh seseorang.
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengungkapkan, buat berjaga-jaga, terus biarkan jendela mobil terbuka sekitar beberapa centimeter. Ini bagi membiarkan sirkulasi udara lancar bila kendaraan terparkir di luar ruangan dan terekspos matahari.
“Paling tepat memang berada di dalam ruangan, terlindung dari panas matahari. Tapi kalau tak bisa, terpaksa diluar, buka sedikit jendelanya. Tambahannya kalian harus terus mengontrol dan mengawasi keadaan kendaraan sesuatu sampai tiga jam sekali,” ucap Sony yg dihubungi Minggu (21/10/2018).
View this post on InstagramSeorang anak berusia 3,5 tahun berinisial R ditemukan tewas di dalam mobil pada Sabtu (20/10). Dia tewas karena seharian terkunci di dalam mobil yg terparkir di area Apartemen Pluit Sea View, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Rupanya, mobil itu lupa dikunci oleh pemiliknya sehingga pada ketika bernain R dengan gampang membuka pintu. Saat itu kunci otomatis tertekn segingga R terkurung dan tidak dapat keluar. #penjaringan #jakartautara #riweuh #riweuh_id
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

