Banyumas Raya

YOGYAKARTA, – Sepeda motor kustom garapan Andika Pratama dari Kromworks, kembali didapuk sebagai karya terbaik dalam gelaran Kustomfest 2018. Ini yaitu kemenangan kedua buat Andika, karena tahun lalu, di ajang yg sama motor kustom miliknya juga menjadi jawara.
Bahkan secara karakter, motor garapanya kali ini tak berbeda jauh dengan karya tahun lalu, masih bernuansa “kinclong”. Artinya, Andika masih bermain dengan ciri khas utamanya, yakni material stainless-steel namun dengan style baru hasil kreasinya sendiri.
“Dari hasil pertimbangan segala juri, termasuk juga para VIP guest, kami mengerucutkan dan memilih ulang. Saya sebagai moderator penilaian, menganggap motor ini cukup menginspirasi karena segala pengerjaannya dikerjakan secara handmade, buat itu kita setuju memilih motor ini sebagai best kustom bike show Kustomfest 2018,” ucap Lulut Wahyudi ketika closing ceremony Kustomfest 2018, Minggu (7/10/2018).
Baca juga: Virus Chopper Jokowi di Kustomfest 2018
Menurutu Lulut, motor karya Andika sangat menginspirasi dan memiliki keunikan tersendiri diantara 147 karya kustom lainnya. Selain dibuat memakai stainless-stell secara handmade yg prosesnya cukup sulit, aliran motor ini sempat membuat para juri kebingungan menentukan arah kustom-nya.
Andhika Pratama – Kromworks dan Lulut Wahyudi di Kustomfest 2018Kolaborasi cukup unik, tema klasik yg ingin ditampilkan tergambar cukup jelas. Namun di yang lain sisi ada gaya retro serta kesan modern yg juga tidak kalah kuat dari motor yg dijuluki “The 29” ini.
“Beberapa dari kita tadi sempat beda pendapat, ada yg bilang kalau motor ini lebih ke cafe racer, ada yang neo racer, ada juga berpendapat ini motor paduan dari boardtracker. Tapi pada intinya, apalah arti sebuah aliran dibandingkan hasil yg sangat menginspirasi ini,” ucap Lulut.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

