Banyumas Raya

Jakarta – Tahun 2017 tercatat menjadi tahun kebangkitan untuk PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek (APM) sepeda motor Suzuki. Saat pasar roda beberapa secara nasional turun 0,8 persen, Suzuki berhasil mencetak pertumbuhan penjualan tertinggi sebesar 27 persen.
Sepanjang tahun 2017 raihan penjualan wholesales (pabrik ke diler) tercatat 72.191 unit dengan pangsa pasar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 56.284 unit.
Lonjakan penjualan itu tak terlepas dari penambahan dua model baru, terutama GSX-R150 dan GSX-S150. Dua tipe ini dapat menjadi penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Suzuki ditahun 2017.
Selain GSX Series, Suzuki juga kembali memproduksi dan launching Suzuki New Smash FI dan Suzuki Nex, sehingga total line up menjadi enam tipe.
“Tahun 2017, yaitu tahun kebangkitan buat kami. Hal ini tak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Banyak prestasi yg sudah kita capai seperti peluncuran sports bike GSX-R150 yg bisa menarik minta anak muda di perkotaan sehingga berkontribusi pada penjualan di wilayah Jabodetabek yg melompat dari 29,2 persen menjadi 36,6 persen, event Suzuki Bike Meet yg animonya sangat besar, pemecahan rekor MURI dan yang lain sebagainya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head SIS, di sela-sela acara Suzuki Media Gathering, di Jakarta, Rabu (7/3/2018).
“Di tahun 2018, kalian mulai menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan dua pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” imbuhnya.
Di segmen backbone Suzuki, tercatat Suzuki mengalami lonjakan yg sangat signifikan dibanding tahun dulu dari 1.651 unit menjadi 39.725 unit. Segmen backbone pun memberikan kontribusi terbanyak sebesar 55 persen terhadap penjualan Suzuki. Diikuti dengan segmen skutik, kontribusinya terhadap penjualan Suzuki sebesar 20 persen dan underbone sebesar 25 persen.
Kehadiran GSX-R150 menjadi primadona di tengah pasar motor sport. Terbukti penjualan GSX-R150 memberikan kontribusi tertinggi tehadap penjualan Suzuki sebanyak 40 persen dengan jumlah 28.982 unit.
Suzuki Satria yg sudah hadir semenjak 2004, keberadaannya tetap menjadi pilihan buat pecinta motor yg suka dengan kecepatan dan beradrenalin tinggi. Penjualannya tercatat berkontribusi sebesar 21 persen terhadap penjualan Suzuki sebesar 15.186 unit.
Motor skutik berbagasi lapang, Suzuki Address, kemunculan yg mencuri perhatian dapat meraih penjualan sebesar 9.547 unit sepanjang tahun 2017 dengan kontribusi terhadap penjualan Suzuki sebesar 13 persen.
Ekspor Positif
Ekspor unit sepeda motor utuh (completely built up/CBU) dan terurai (Completely Knock Down/CKD) juga meraih hasil yg positif sepanjang tahun 2017.
Secara total ekspor unit sepeda motor CBU dan CKD mengalami peningkatan sebesar 6,1 persen sebesar 113.185 unit dibandingkan tahun 2016 yg cuma 106.604 unit.
Tahun 2017 pun yaitu pencapaian penjualan ekspor tertinggi selama enam tahun terakhir, tercatat sudah diraih pendapatan Rp1,5 triliun.
Kontribusi terbesar produk ekspor sepeda motor diraih oleh Suzuki Satria sebesar 35.640 unit yg tumbuh 13,7 persen dibanding tahun dulu sebesar 31.320 unit. Sedangkan seri GSX yg diperkenalkan diranah domestik juga dipasarkan ke dunia dengan total penjualan sebanyak 16.147 unit.
Kenaikan ekspor sepeda motor memberikan dampak segera terhadap ekspor suku cadang yg meraih hasil positif. Ekspor suku cadang secara keseluruhan (SGP, SGO dan SGA) berhasil tumbuh hingga 86,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Terkait dengan negara tujuan ekspor sepeda motor, Suzuki menyasar 35 negara di dunia merupakan delapan negara di benua Asia, beberapa negara di wilayah Oceania, 18 negara di benua Eropa, empat negara di Amerika Selatan, dan tiga negara di kawasan Timur Tengah.

Meningkatnya Kepercayaan Konsumen
Selain peningkatan penjualan, kepercayaan konsumen mulai produk sepeda motor Suzuki juga meningkat. Salah sesuatu alasannya adalah Suzuki memberikan produk berkualitas dengan fitur dan teknologi mutakhir, namun dengan harga yg terjangkau. Seperti GSX-R150, motor sport 150cc dengan teknologi canggih keyless system namun dengan harga yg paling terjangkau di kelasnya.
Lalu juga Suzuki New Smash FI dan Suzuki Nex yg terbilang sangat kompetitif dan memiliki konsumsi bahan bakar yg irit sehingga dapat menghemat pengeluaran konsumen.
Kemudian Suzuki juga menjaga interaksinya dengan konsumen setianya lewat empat event tahunan besar yaitu, Pekan Raya Jakarta, Indonesia International Motor Show (IIMS), GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), dan Indonesia Motorcycle Show (IMOS).
Penetrasi ke komunitas juga dikerjakan seperti Suzuki Bike Meet (SBM) sukses digelar Suzuki di dua kota, antara yang lain Banjarmasin, Cibodas, Batam, Kopeng, Medan, serta Malang yg animo pesertanya sangat besar.
Suzuki juga rutin melakukan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Sepanjang 2017, Suzuki melakukan donasi ke SMK binaan sebanyak 33 unit motor dan 7 unit mesin buat mendukung kegiatan pembelajaraan.
Di tahun 2017, Suzuki juga aktif berpartisipasi mengurangi angka kecelakaan di kalangan pelajar di Indonesia dengan menggelar safety riding activity di 25 sekolah semua Indonesia dengan total peserta 1.792 siswa.
Selain itu, Suzuki juga bergerilya memperkuat brand awareness di kanal media sosial dengan menyajikan keterangan produk dan tips yg menarik. Pemilihan pemanfaatan media sosial karena mayoritas produk sepeda motor Suzuki diperuntukkan bagi generasi muda/milenial yg ketika ini memang gandrung memakai sosial media.
Target Tinggi di 2018
Suzuki juga mulai selalu tancap gas di tahun 2018, berkaca dari plan global ‘Suzuki Next 100’, dimana Indonesia mulai menjadi pilar ketiga setelah Jepang dan India yg mulai didorong sebagai basis produksi khususnya wilayah ASEAN dan Asia.
Dengan adanya komitmen tersebut, Suzuki menargetkan pertumbuhan positif buat tahun 2018. Suzuki menargetkan buat meraih pangsa pasar sebesar 2 persen di tahun 2018. Untuk mendukung target tersebut, Suzuki menyediakan sebelas produk baru, berupa new model dan juga minor change, yg potensial bagi memompa penjualan.
Dari sisi servis, Suzuki menargetkan unit entry sebesar 700 ribu unit sepeda motor. Target ini mulai diwujudkan dengan dua rencana seperti peningkatan kualitas layanan, menjaring kerja sama dengan bengkel mitra di segala Indonesia, serta peningkatan mutu mekanik melalui kontes mekanik level nasional & internasional.
Suzuki juga kembali mengalakkan kegiatan safety riding activity dengan target peserta 3.500 siswa dari 68 sekolah di segala Indonesia.
Selain itu, meyakini bahwa loyalitas konsumen yaitu salah sesuatu kunci kesuksesan, maka Suzuki mulai konsisten buat selalu berinteraksi melalui kegiatan bersama komunitas.
Awal tahun 2018, Suzuki menggelar SBM-Jambore Nasional yg dihadiri 3.000 bikers Suzuki di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Acara ini spesial dengan hadirnya beberapa pembalap tim Suzuki Ecstar MotoGP 2018, Andrea Iannone dan Alex Rins. Dua pembalap itu memimpin parade melintasi Sentul yg diikuti 3.000 bikers dengan panjang iring-iringan sekitar 2 kilometer.
Dalam acara tersebut, Suzuki memperkenalkan sesuatu varian baru merupakan GSX-R150 Shuttered Key System. Berbeda dengan versi sebelumnya yg menggunakan keyless ignition system, versi ini memakai kunci pengamanan dengan sistem mekanis sehingga harganya pun lebih hemat.
Dengan manisnya pencapaian di 2017, maka memasuki 2018, Suzuki mulai memperkuat jaringan penjualan dan memperluas penetrasi pasar. Harapannya, Suzuki dapat menjangkau lebih banyak konsumen Indonesia bagi memiliki sepeda motor yg berkualitas dan terjangkau.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

