Banyumas Raya

BANDUNG, – Honda masih mengandalkan mobil murah alias low cost and green car ( LCGC) sebagai penyokong penting penjualan di Jawa Barat dan Banten. Kontribusinya dominan, mencapai 45 persen dari segala penjualan.
“Hingga Juli (Januari-Juli 2018), penjualan kita 13.160 unit. Dari jumlah itu, sekitar 6.000 dari Brio. Kontribusi LCGC besar di Jabar dan Banten,” ujar Manajer Operasional Honda Bandung Center (HBC), maindealer mobil Honda Jabar-Banten, Junianto Naibaho kepada , Rabu (8/8/2018).
Junianto menjelaskan, penjualan LCGC semakin digenjot. Apalagi pihaknya baru mengeluarkan New Brio. Walaupun ketika ini masih inden. “Inden selama beberapa bulan,” ungkapnya.
Selain itu, harga mobil LCGC terbaru belum keluar. Pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah. Sebab mobil ini disubsidi pemerintah.
“Harganya tergantung (kebijakan) pemerintah juga. Tapi beberapa bulan lagi kemungkinan harganya telah keluar,” ucapnya.
Baca juga: Nasib Brio Lawas di Pasar Mobil Bekas
Ubahan desain pada all new Honda BrioSuku Bunga Kredit
Untuk pasar mobil murah di wilayahnya, sambung Junianto, meningkatnya suku bunga kredit tak banyak berpengaruh. Walaupun 75 persen pembeli LCGC membeli mobil dengan cara kredit.
Junianto menjelaskan, karakter umum pembeli LCGC tak memperdulikan suku bunga, yg penting justru besaran uang muka (DP). “Bisa dihitung berapa yg menanyakan suku bunga. Rata-rata mereka tak terpikir buat menanyakan itu, yg ditanya DP nya berapa, diskonnya berapa,” tuturnya.
Direktur HBC, Iwan Tjandradinata mengatakan, produsen mobil selalu mencari cara agar kenaikan suku bunga kredit tak memberatkan calon konsumen. Selain itu, produsen masih membahas melemahnya kurs rupiah.
“Soal kurs kalian masih nunggu ATPM, masih dibahas (ATPM),” ungkap Iwan.
Salah sesuatu yg dibahas adalah harga produk. Jika harga produk naik, bagaimana imbasnya terhadap penjualan.
“Kalau harga naik, mampu menurunkan penjualan ga. Kalau seperti itu apakah lebih baik dealer yg berkorban dengan sejumlah cara. Kami masih nunggu keputusannya dari ATPM,” pungkasnya.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

