Banyumas Raya

TANGERANG, – Salah sesuatu aliran yg dikenal dalam dunia modifikasi adalah minor fighter. Salah sesuatu ciri khas yg melekat dari aliran ini adalah buntut belakang yg lebih pendek dan kaki-kaki yg berotot.
Saat perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 silam, salah sesuatu motor modifikasi bergaya minor fighter kelihatan dipamerkan di booth salah sesuatu produsen ban. Basisnya diambil dari Honda CB150R StreetFire tahun 2013.
Ubahannya tergolong cukup banyak. Sang pemilik motor, Ferry Andri Wibowo mengakui hampir segala bagian motor sudah diganti. Kecuali tangki beserta shroud-nya.
Baca juga: Kawasaki Pamerkan W175 Bergaya Flat Tracker
Honda CB150R yg telah dimodifikasi bergaya minor fighter. Motor tersebut dipamerkan di booth salah sesuatu produsen ban yg tampil di GIIAS 2018 di ICE, BSD City, Tangerang pada 2-12 Agustus silam.“Tangki asli CB150R bentuknya telah bagus. Jadi sengaja tak diganti,” kata Ferry kepada , dua waktu lalu.
Pada ubahan CB150R miliknya, Ferry banyak bermain di sektor kaki-kaki. Suspensi depan asli motor diganti dengan punya Yamaha Byson, sedangkan bagian belakangnya memakai kepunyaan CBR1000RR.
Honda CB150R yg telah dimodifikasi bergaya minor fighter. Motor tersebut dipamerkan di booth salah sesuatu produsen ban yg tampil di GIIAS 2018 di ICE, BSD City, Tangerang pada 2-12 Agustus silam.Untuk lebih tidak mengurangi kesan kekar pada kaki-kaki, pelek Kawasaki ER6 dengan karakter lebar. Adapun bannya memakai Battlax S20 ukuran 120/60-17 di depan, dan Maxxis 140/70-17 di belakang.
Batok lampu dan spatbor asli motor dibuat ulang dengan model custom. Bagian buntut juga dipotong pendek dan lebih “nungging”, sehingga menjadikan motor tidak lagi milik jok bagi penumpang alias single seater.
Honda CB150R yg telah dimodifikasi bergaya minor fighter. Motor tersebut dipamerkan di booth salah sesuatu produsen ban yg tampil di GIIAS 2018 di ICE, BSD City, Tangerang pada 2-12 Agustus silam.Untuk biaya, Ferry mengaku menghabiskan sekitar Rp 20 juta. Pengerjaanya dikerjakan sendiri olehnya.
“Bengkel rumahan saja. Jadi segala dilakukan sendiri,” ucap anggota klub Honda Streetfire Owners Tangerang ini.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

