Banyumas Raya

JAKARTA, – Sukses mendapat karya sepeda motor kustom terbaik di Semarang, Suryanation Motorland berlanjut ke Pulau Dewata, Bali, pada Sabtu (25/8/2018). Lapangan Maisonette di kawasan Sanur, mulai menjadi panggung memperebutkan tiket menuju babak final di Surabaya jelang akhir tahun mendatang.
“Denpasar jadi kota kelima, dan disini terus menarik karena telah sejak lama builder lokal dari Pulau Dewata ini memilliki karya-karya kustom yg tak kalah dengan builder di Pulau Jawa. Pertarungan di Bali mulai cukup sengit” ujar Suryanation Motorland Committee Rizky Dwianto, dalam siaran resminya Selasa (21/8/2018).
Sama dengan empat kota lainnya, pertarungan di Bali mulai diisi oleh dua kategori. Mulai dari Chopper, Bobber, Scrambler, Tracker, Cafe Racer, Street Cub, Choppy Cub, Sport FFA. Sementara buat segmen di atas 250 cc, diisi oleh Chopper, Bobber, Scrambler, dan Tracker.
Baca juga: Jokowi Mampir ke Area Motor Kustom di IIMS 2018
Selain itu, Suryanation Motorland juga menyertakan kategori Special Class, yg diramaikan oleh kelas Free for All, Classic Scooter, Matic Custom, Classic Bike, dan Collaboration Concept.
Suryanation Motorland 2018Motor-motor kustom karya builder yg bertarung di Bali mulai segera mendapat penilaian dari tiga juri nasional. Mulai dari Bimo Hendrawan dari Bimo Custombikes Jakarta, Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycle Yogyakarta, dan builder Razzle Dazzle Chipper Work Bandung, yakni Indra Pranajaya.
Baca juga: Motor Stok Lawas, Sabet Juara Modifikasi di Semarang
Salah sesuatu yg spesial dalam gelaran di Bali, pihak penyelenggara mulai mengumumkan kesempatan yg mulai didapat oleh pemenang Grand Battle Suryanation Motorland 2018.
Setelah Jepang dan Italia, pada 2018 ini pemenang dengan karyanya mulai kembali dibawa dalam perhelatan terbesar di Eropa melalui program Suryanation Goes to International Custom Show 2018.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

