Banyumas Raya

Dulu berhubungan seks sebelum melakukan aktivitas olahraga sangat tak dianjurkan. Karena mampu menyebabkan keadaan tubuh yg kurang fit dan otot yg terlalu capek. Namun tampaknya hal tersebut telah tak berlaku lagi.
- Pembangunan Pelabuhan Patimban dimulai akhir bulan
- PLN rogoh Rp 5,7 triliun jaga keandalan pasokan listrik Asian Games 2018
- Pemerintah izinkan swasta pasok avtur di bandara
Melansir Men’s Health pada Senin (9/7/2018), sebuah penelitian yg dikerjakan ilmuwan di California State University, San Marcos, Amerika Serikat menegaskan hal ini dan tentang pengetahuan seks sejak dini yg dirasa juga sangat penting.

berolahraga 2018 liputan6.com
Mereka meminta 12 peserta melakukan olahraga berupa latihan tubuh bagian bawah di pagi hari setelah berhubungan seks bagi dibandingkan dengan mereka yg tak melakukannya di malam hari.
Rekan penulis studi, Todd Astorino menemukan, seks tak mempengaruhi kemampuan pria melakukan gerakan latihan beban ketika olahraga. Selama lima set dari beberapa latihan tubuh bagian bawah, kinerja tubuh rata-rata tetap stabil. Terlepas dari apakah mereka berhubungan seks atau tak malam sebelumnya.
Saksikan juga video menarik berikut ini:
Data Penelitian Berbeda-beda

berolahraga 2018 liputan6.com
Walaupun begitu, data yg diambil dari penelitian ini sangatlah kecil.
“Data kita mulai memamerkan bahwa seks tak mulai merusak kekuatan otot saat dikerjakan dalam 12 jam dari latihan di gym,” kata Astorino.
“Ada pemikiran bahwa kadar testosteron mampu berubah sebelum dan sesudah berhubungan seks. Ini mampu mengubah hal-hal seperti suasana hati serta kinerja,” ujarnya.
Salah sesuatu studi di Tiongkok pada 2003 menemukan, kadar testosteron seorang pria mulai tetap relatif stabil pada hari-hari setelah ejakulasi. Namun, seandainya dia dapat bertahan tak melakukannya selama seminggu penuh, levelnya mulai meningkat hampir 45 persen pada hari ketujuh.
Melihat data di atas, jadi anda tak perlu khawatir lagi kalau anda mulai melakukan hubungan seks sebelum berolahraga. Karena hal tersebut tidaklah berpengaruh terhadap intensitas anda berolahraga selama keadaan anda sehat.
Sumber: Liputan6.com [mg2]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

