Banyumas Raya

Saat liburan ke luar kota, orang cenderung Salah sesuatu komponen utama ketika liburan adalah hotel bagi menginap. Selain praktis, hotel juga mulai terus bersih karena ada petugas yg rutin membersihkannya.
- Banyak warga tidak pakai WC, sungai di Sumsel tercemar bakteri e-coli
- SKA 2015: 89 Persen sumber air di Yogyakarta tercemar bakteri E.coli
- Mengandung bakteri e-coli, produk Bebiluck mulai ditarik dari pasar
- Bahaya, 80 persen sumur warga di Solo tercemar bakteri E-coli
- 4 Tips hilangkan ngiler ketika tidur
- Mengenal teh biru dan manfaatnya
Tapi, benarkah demikian? Ternyata meskipun rajin dibersihkan petugas, ada dua tempat atau benda yg tetap saja jadi sarang kuman. Melansir New York Post pada Rabu (6/6/2018), para ahli kuman memperingatkan kalian berbagai benda di hotel yg ternyata kotor dan penuh kuman. Sekalipun, mereka kelihatan bersih.
Berikut ini dua barang di hotel yg harus Anda waspadai. sekalipun kelihatan bersih, namun ternyata mengandung banyak kotoran tidak terlihat.
1. Lantai kamar mandi
Kamar mandi hotel tentu penuh dengan bakteri. Jadi, batasi diri Anda saat membasuh tubuh bagi menghindari paparan dengan kuman tidak terlihat.
“Perlu diingat ada yg bagian yg terbentuk dari waktu ke waktu di dalam bak dan menyimpan organisme,” kata Philip Tierno, ahli mikrobiologi dan profesor klinis mikrobiologi dan patologi di NYU School of Medicine.
Kegiatan yg dianggap bersih seperti mandi juga bukan tanpa masalah. Tempat yg lembap dapat menjadi lokasi berkembang biaknya jamur.
Menurut Tierno, apabila mandi memakai pancuran, sebaiknya semprotkan air panas selama sesuatu menit bagi mengurangi jumlah mikroorganisme.
2. Kepala pancuran
Perlengkapan ini telah selayaknya agar diganti setiap tahun. Jika tak paparan bakteri Legionella mampu menjadi masalah. Bakteri ini kerap muncul di air dan dapat tersemprot keluar.
Mereka yg memiliki sistem kekebalan lemah dapat terkena penyakit Legionnaire.
Menurut Tierno, Anda disarankan bagi menghidupkan air panas bagi dua ketika sebelum mandi.
3. Toilet
Jika melihat toilet kotor, sebaiknya pikir lagi buat menetap di hotel tersebut. Anda mampu terkena partikel kotoran yg mungkin menyebabkan sakit perut seperti norovirus.
Selain itu, disarankan buat membawa tisu basah beralkohol bagi membersihkan tempat duduk toilet dan juga flush.
4. Remote control
Remote di hotel pasti tak cuma dipegang oleh sesuatu orang saja. Sehingga, ada banyak kotoran yg menempel di benda tersebut.
“Ada rambut manusia, ekskresi tubuh berdasarkan apa yg dia sentuh sebelum menyentuh remote, bagian serangga yg mungkin jadi bagian debu ruangan, kosmetik, bahkan makanan,” jelas Tierno.
“Tentu saja, Anda berkeringat. Itu yaitu media yg bagus bagi menolong pertumbuhan organisme dari waktu ke waktu.”
5. Tempat tidur
Apabila Anda baru tiba di hotel, lebih baik langsung lepaskan seprai yg mungkin saja terkena air seni, ataupun air mani. Yang pasti, mintalah petugas menggantinya dengan yg baru dan bersih.
Selain cairan tubuh, alergen juga mampu menjadi masalah. Salah satunya adalah tungau ataupun debu.
Karena itulah utama untuk Anda membawa obat-obat yg menyembuhkan alergi selama berlibur.
6. Karpet
Karpet mampu menjadi sumber kotoran. Jika alergen menjadi perhatian yg utama, Dr. Clifford Bassett, kepala medis di Allergy & Asthma Care, New York menyarankan Anda buat mencari ruang hipoalergenik dengan pemurni udara di kamar.
Selain itu, apabila berada di keadaan lembap, spora jamur mungkin dapat bertumbuh. Tierno merekomendasikan Anda bagi berjalan memakai sandal atau alas kaki.
7. Perabotan lunak
Sebaiknya hindari kursi empuk yg tampak nyaman. Menurut Tierno, ada potensi bakteri Staphylococcus yg menyebar dari ketiak maupun rongga dubur dan berpotensi menyebabkan infeksi staph.
Sumber: Liputan6.com [ita]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

