Banyumas Raya

Dunia media sosial tengah diramaikan dengan foto yg diunggah Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Instagram mendadak hilang.
- Johnny depp makin kurus, fans khawatir
- Melki bajaj bagi-bagi tips bulan puasa, jadinya malah bikin ngakak!
- Dikabarkan dekat dengan Steffi Zamora, Devano Danendra: sayang tak harus ada status
- Jane Shalimar curhat soal honor di Instagram, Hitam Putih beri tanggapannya
- Song Hye Kyo kirimkan beberapa truk makanan bagi dukung Park Hyung Sik
- Kerajaan Inggris rilis photoshoot resmi Pangeran Harry dan Meghan Markle
Sebelum terhapus foto tersebut, akun @amienraisofficial itu memajang foto dirinya bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan pentolan FPI Habib Rizieq.
Pihak Amien Rais menuding bahwa apa yg dikerjakan Instagram terkait foto yg diunggah dulu tiba-tiba dihapus, yaitu wujud ketidakadilan. Kejadian itu tidak cuma sekali beberapa kali, namun berkali-kali pihak Instagram menghapus foto-foto pihaknya.
“IG akhirnya menghapus kembali berkali-berkali secara sepihak segala foto yg kalian upload, yg berkaitan dengan tokoh tertentu,” tulis dalam akunnya, Selasa (5/6).
Dilanjutkannya, ini yaitu wujud terkekangnya ekspresi yg menjadi salah sesuatu agenda reformasi.
“Ini bukti bahwa kebebasan berekspresi (yang bertanggung jawab) yg menjadi salahsatu agenda reformasi kembali diciderai; mengembalikan kalian pada era yg represif (order baru), di tengah-tengah kebijakan-kebijakan populis yg palsu (order lama). Kita segala menantikan terang setelah zaman-zaman gelap, bukan sebaliknya! Mari #selamatkanindonesia,” lanjut tulisan tersebut.
Tak sedikit dari netizen pun turut prihatin terkait hal itu. Ramai-ramai mereka berkomentar yg bernada menyesalkan foto unggahan Amien Rais terhapus otomatis oleh pihak Instagram.
“Rezim ini panik dan semakin panik,” komentar @stwahdania01.
Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara angkat bicara. Menteri yg akrab disapa Chief RA ini menyampaikan bahwa pihaknya tak pernah menyuruh Instagram buat melakukan hal tersebut.
“Kami tak meminta Instagram buat menurunkan foto orang Indonesia yg sedang umroh di Mekkah yg banyak dibicarakan. Kami sedang fokus menangani konten-konten negatif seperti radikalisme-terorisme, perjudian, dan lain-lain,” ujarnya.
Dilanjutkannya, kejadian itu mampu terjadi karena adanya aduan dari pengguna Instagram sendiri. Sebagaimana diketahui, Instagram sebagai media sosial memiliki konsep User Generated Content (UGC) yg memberikan kebebasan kepada penggunanya bagi aktif dalam platform tersebut.
“Secara teknis, yg mungkin terjadi adalah pemilik akun sendiri yg melakukan atau Instagram sendiri atau atas aduan masyarakat/komunitas pengguna Instagram, yg pasti bukan kami,” jelas dia.
Kejadian serupa, juga sebetulnya pernah dialami oleh akun Instagram Ustaz Abdul Somad. Bukan cuma foto yg hilang saja, tapi akun Instagram miliknya lenyap tanpa bekas.
Instagram pun tidak memberikan alasan mengapa akun punya Ustaz lulusan Maroko itu diblokir. Beruntungnya, kekuatan cuitan dari netizen membuat kembalinya akun Instagram punya Ustaz yang berasal Pekanbaru, Riau tersebut. [fik]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

