Banyumas Raya

Meski biasanya tak membahayakan nyawa, terserang batuk itu sungguh tersiksa. Apalagi seandainya Anda salah mengonsumsi makanan loh.
- 10 Pengobatan tradisional buat obati batuk kering
- Resep sirup herbal pereda batuk yg dapat kamu untuk sendiri di rumah
- Wajib coba! 8 Cara ampuh redakan batuk tanpa minum obat
Ya, batuk bakal makin parah bila mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Misalnya, gorengan.
Ketika Anda sedang dilanda batuk kering, sebaiknya hindari konsumsi makanan yg digoreng. Sebab, makanan tersebut mampu menyebabkan tenggorokan menjadi semakin kering, tak nyaman dan sakit.
Tak cuma itu, makanan yg digoreng bisa merangsang frekuensi batuk, pembentukan lendir dan mengganggu rambut pembersih di tenggorokan, karena mengandung banyak minyak. Alhasil, dengan makan gorengan, batuk yg Anda alami mulai menjadi semakin parah.
Selain gorengan, berikut makanan dan minuman yg sebaiknya Anda hindari ketika batuk, seperti dikutip dari situsKlik Dokter:
1. Makanan pencetus alergi
Batuk mampu menjadi salah sesuatu gejala asma, yg dihubungkan dengan faktor alergi pada seseorang. Pada dua kasus, keparahan gejala asma berhubungan dengan makanan dan minuman pencetus alergi.
Beberapa makanan dan minuman yg perlu dihindari bila batuk Anda memang disebabkan asma, di antaranya: susu sapi, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
2. Susu dan produk olahan susu
Susu dan produk olahan susu dipercaya bisa merangsang pembentukan dahak pada saluran pernapasan. Faktanya, protein pada susu juga bisa merangsang pembentukan lendir di saluran pencernaan ketika sedang dikonsumsi.
Jika Anda sedang batuk, sebaiknya hindarilah asupan seperti susu beserta produk olahan yg berasal dari susu. Banyaknya lendir atau dahak yg terbentuk di saluran pernapasan, tentu bisa semakin merangsang batuk menjadi lebih sering.
3. Minuman berkafein
Kafein yaitu zat yg bersifat diuretik, sehingga mulai merangsang pembentukan dan pengeluaran urine. Keadaan itu turut meningkatkan jumlah cairan yg keluar dari dalam tubuh. Nah, semakin banyak cairan yg keluar, tubuh mulai kekurangan cairan, termasuk tenggorokan. Pada akhirnya, tenggorokan Anda mulai terasa semakin kering saat sedang batuk.
Selain itu, pada batuk yg dicetuskan oleh penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), kafein harus dihindari sama sekali. Ini karena zat tersebut bisa merangsang pembentukan asam lambung menjadi semakin banyak. Contoh minuman yg mengandung kafein di dalamnya, misalnya kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman bersoda.
Selain mengonsumsi obat dan menghindari makanan maupun minuman di atas, Anda sebaiknya juga mencari tahu penyebab penting batuk yg sedang terjadi. Selanjutnya hindari faktor-faktor pencetus tersebut. Jika batuk tidak jarang kambuh atau tidak kunjung sembuh hingga berminggu-minggu, jangan ragu bagi langsung berobat ke dokter.
Sumber: Liputan6.com [ita]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

