Banyumas Raya

INILAH.COM, Banten-Layang-layang sebagai salah sesuatu permainan tradisional yg masih ada hingga sekarang ternyata milik manfaat besar buat kesehatan sekaligus resep awet muda.
Hal ini diyakini oleh Nasri Ahmad, salah sesuatu pelayang yang berasal Malaysia ketika mengikuti Rhino Kites Festival di pantai Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, yg digelar sejak Sabtu (12/5/2018) – Minggu (13/5/2018). Nasri yaitu salah sesuatu peserta dari 6 negara yg turut dalam perhelatan Rhino Kites Festival.
“Main layang-layang itu menyehatkan. Awalnya aku main golf, kemudian dokter menyarankan aku bagi main layang-layang karena katanya dapat sehat daripada main golf. Saya searching di Google dan ternyata ada penelitiannya,” kata Nasri disela acara.
Selain Nasri, festival layang-layang itu juga diikuti seorang kakek bernama Nardi. Pria 80 tahun yang berasal Solo, Jawa Tengah ini kelihatan bugar dan begitu bersemangat memainkan layangan buatan sendiri. Selain Nasri dan Nardi, hadir juga empat pelayang yang lain dari mancanera diantaranya Michele (Jerman), Bart W Van Assen (Belanda), Leong Kwon (Leong Kwon), dan Brussel (Belgia).
Lebih lanjut Nasri mengatakan, dokter menyarankannya buat berhenti main golf karena dapat membuat stres. Sebaliknya setelah bermain layang-layang ia menikmati kegiatan itu bagi menghilangkan stres.
“Terbukti setelah tiga bulan, penyakit yg aku alami sembuh, hilang berkat bermain layang-layang,” akunya.
Vice President Marketing Banten West Java, Cynthia Ratna selaku pihak penyelenggara mengatakan, bagi kegiatan tersebut pihaknya menggandeng Museum Layang-Layang Indonesia. Dalam hal ini pihak Museum Layang-Layang Indonesia menangani setidaknya 24 pelayang dari dalam dan luar negeri.
“Kami bekerja sama dengan museum layang-layang Indonesia buat memanage pelayang dari dalam dan luar negeri bagi dikumpulkan buat mampu menerbangkan 100 layang-layang di Tanjung Lesung ini,” kata Cynthia.
Rhino Kites Festival yaitu bagian dari rangkaian perhelatan akbar Rhino Cross Triathlon (Rhino X-Tri), ajang kejuaraan terbuka cross triathlon pertama di Indonesia yg terdiri dari lomba berenang, balap sepeda dan lari. Perlombaan tingkat internasional ini mulai melintasi keindahan dan tantangan alam Tanjung Lesung pada 29 – 30 September mendatang.
“Programnya dikembangkan dari tahun lalu, bagi tahun ini tracknya dipenuhi tantangan dan di Tanjung Lesung juga pengadaannya,” demikian Cynthia. [adc]
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

