JAKARTA — Rekrutmen besar-besaran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) terus menyedot perhatian publik. Salah satu yang paling banyak ditanyakan adalah soal besaran gaji, baik untuk posisi manajer maupun karyawan di dalamnya.
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya telah membuka rekrutmen nasional untuk 30.000 manajer Kopdes Merah Putih, dengan target memperkuat ekonomi desa secara masif.
Rekrutmen Besar, Antusiasme Tinggi
Program ini terbuka untuk lulusan D3 hingga S1 dari semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan tanpa pungutan biaya.
Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi pemerintah dan menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pembangunan ekonomi berbasis desa.
Berapa Gaji Manajer Kopdes?
Meski pemerintah belum mengumumkan angka resmi, skema gaji sudah mulai tergambar.
- Manajer Kopdes diperkirakan menerima gaji di atas UMR (Upah Minimum Regional)
- Besaran gaji menyesuaikan lokasi penempatan, tanggung jawab, dan skala operasional koperasi
Sebagai gambaran:
- UMR tertinggi di Indonesia saat ini (misalnya di Kota Bekasi) mencapai sekitar Rp5,69 juta
- UMR terendah (misalnya di Banjarnegara) berada di kisaran Rp2,17 juta
Artinya, gaji manajer Kopdes berpotensi berada di rentang tersebut atau sedikit lebih tinggi, tergantung wilayah.
Gaji Karyawan Non-Manajerial
Untuk posisi operasional seperti:
- Kasir
- Sopir
- Sekuriti
Besaran gaji diperkirakan setara dengan UMR daerah masing-masing.
Skema ini mengikuti standar umum ketenagakerjaan nasional, di mana UMR menjadi baseline pengupahan.
Kenapa Ini Menarik?
Dari perspektif ekonomi dan peluang karier, posisi ini cukup strategis karena:
- Statusnya berpotensi terhubung dengan ekosistem BUMN
- Menjadi bagian dari program nasional skala besar
- Memiliki jalur karier dan exposure yang luas di sektor ekonomi desa
Bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga positioning sebagai agent of change di level grassroots.
Potensi Jangka Panjang
Program Kopdes Merah Putih bukan hanya soal gaji bulanan. Jika berjalan optimal, ekosistem ini berpotensi:
- Mengelola distribusi logistik desa
- Menggerakkan UMKM lokal
- Membuka peluang insentif tambahan berbasis performa
Dengan kata lain, income ke depan tidak hanya bergantung pada gaji tetap, tetapi juga pada skala bisnis koperasi itu sendiri.
Gaji manajer dan karyawan Kopdes Merah Putih memang belum diumumkan secara final. Namun, dari skema yang ada:
- Manajer: di atas UMR
- Karyawan: sekitar UMR
Lebih dari itu, daya tarik utamanya ada pada peran strategis, stabilitas, dan potensi pertumbuhan jangka panjang dalam program ekonomi nasional.
Jika dimanfaatkan dengan serius, ini bukan sekadar pekerjaan—tapi peluang untuk naik kelas secara finansial dan profesional di era ekonomi desa baru.

