BanyumasPurwokerto

MUI Banyumas Soroti Isu Larangan Jilbab di Rita Supermall Purwokerto

Share
Share

Banyumas — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas angkat bicara terkait isu dugaan larangan penggunaan jilbab bagi karyawati di Rita Supermall Purwokerto yang sempat ramai diperbincangkan publik.

Ketua MUI Banyumas, KH Taefur Arofat, menegaskan pihaknya tidak mentoleransi segala bentuk diskriminasi, khususnya yang berkaitan dengan kebebasan menjalankan ajaran agama di lingkungan kerja.

“Setiap pekerja memiliki hak untuk menjalankan keyakinannya, termasuk dalam hal berpakaian sesuai ajaran agama,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

MUI Tegaskan Tolak Diskriminasi

Pernyataan tersebut disampaikan setelah MUI Banyumas menggelar rapat koordinasi pada Senin (27/4/2026). Dalam forum tersebut, MUI menekankan bahwa dunia usaha harus menjunjung tinggi nilai keadilan dan tidak melakukan diskriminasi terhadap pekerja.

MUI juga mengungkap adanya indikasi kasus serupa di sejumlah tempat usaha lain, meski selama ini tidak banyak terungkap ke publik.

Bentuk Tim Tabayyun

Sebagai tindak lanjut, MUI Banyumas akan membentuk tim khusus untuk melakukan klarifikasi terhadap berbagai laporan yang masuk.

Tim tabayyun ini bertugas:

  • Menelusuri fakta di lapangan
  • Mengumpulkan data valid
  • Memberikan rekomendasi tindak lanjut

Langkah ini diambil agar setiap keputusan yang diambil berbasis data dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

DPR Turun Tangan, Manajemen Bantah

Isu ini sebelumnya mencuat setelah adanya aduan dari sejumlah karyawati kepada anggota DPR, Arif Wibowo, yang kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Jumat (24/4/2026).

Dalam aduan tersebut disebutkan adanya aturan yang mengharuskan karyawati melepas jilbab saat bekerja.

Namun, pihak manajemen melalui Wakil Direktur PT Rita Ritelindo, Nicolaus Bela, membantah adanya larangan tersebut.

“Prinsipnya tidak pernah membatasi atau melarang penggunaan hijab di area kerja,” tegasnya.

Dorong Lingkungan Kerja Inklusif

MUI Banyumas berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun pelaku usaha, dapat bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan menghormati keberagaman.

Menurut Taefur, dunia usaha yang sehat bukan hanya soal profit, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan hak dasar pekerja.

Kasus ini membuka perhatian publik terhadap isu kebebasan beragama di dunia kerja, khususnya di sektor ritel.

Meski belum ada kesimpulan final, langkah MUI membentuk tim tabayyun menjadi penting untuk:

  • Mengklarifikasi fakta di lapangan
  • Menghindari disinformasi
  • Menjaga keseimbangan antara kepentingan usaha dan hak pekerja

Publik kini menunggu hasil investigasi lebih lanjut guna memastikan apakah benar terjadi pelanggaran atau hanya kesalahpahaman di tingkat operasional.

Please wait while you are redirected...or Click Here if you do not want to wait.

Sources:Kompas.com
Share
-Sponsored-
ads image

Hot Topic

EkonomiNasional

Prabowo: 81 Ribu Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan...

EkonomiNasional

Jateng Siap Bangun Mega Farm Sapi Perah Terbesar, 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Semarang — Jawa Tengah bersiap menghadirkan lompatan besar di sektor ketahanan pangan nasional melalui pembangunan mega farm sapi perah terbesar di Indonesia. Proyek...

EkonomiNasional

Purbaya Tegaskan RI Tak Butuh Bantuan IMF, APBN Diklaim Masih Kuat

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana dari International Monetary Fund (IMF) di tengah ketidakpastian ekonomi global....

EkonomiJawa Tengah

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga

Semarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah...

EkonomiNasional

Kontrak Rp10,8 Triliun Digelontorkan, 20.600 Truk Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih

Jakarta — Proyek logistik berskala besar mulai digerakkan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nilainya mencapai Rp10,83 triliun, dengan pengadaan 20.600 unit...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

EkonomiNasional

27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

Jakarta — Pemerintah memastikan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih siap beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi langkah...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

Ekonomi

Pemerintah Terapkan WFH satu hari demi hemat BBM, Dinilai Efisiensi Tak Signifikan

Jakarta — Kebijakan pemerintah yang mewacanakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar...

EkonomiNasional

‘Senjata’ Prabowo Bidik Ekonomi 8%: MBG, Kopdes Merah Putih hingga 3 Juta Rumah

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% hingga 2029, naik signifikan dari capaian saat ini yang masih berada di...

-Sponsored-
ads image
BisnisEnergiNasional

Viral Curhatan Pelaut RI: Kapal Pertamina di Selat Hormuz Disebut Tanpa Kru WNI Semua Pekerja Dari India

Curhatan seorang pelaut Indonesia viral di media sosial setelah mengaku bertemu kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahan tersebut, ia...

GadgetTeknologi

WhatsApp Segera Rilis Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Nomor HP? Ini Dampaknya!

Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru berupa username, yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan tanpa...

BisnisCilacap

Paragraf Coffee Service, Bisnis Kopi Tanpa Grand Opening, Kenapa Justru Lebih Laris di Cilacap?

Cilacap - Tren baru terlihat di industri kopi lokal. Romi selaku pakar branding usaha di Cilacap kini memilih membuka usaha dengan konsep tanpa...

BanjarnegaraBisnis

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Banjarnegara Raup Untung dari Panen Melimpah

Banjarnegara — Harga cabai yang melonjak hingga Rp85 ribu–Rp100 ribu per kilogram membawa berkah bagi para petani di Desa Kecitran, Kecamatan Purwareja Klampok,...

BanjarnegaraBisnisEkonomi

Banjarnegara Extravaganza 455: Hiburan Rakyat Picu Ledakan Ekonomi Lokal

Banjarnegara — Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara pada puncak perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Gelaran bertajuk Banjarnegara Extravaganza ini...

BisnisCilacap

Wisata Petik Melon Premium Organik di Mernek, Maos, Cilacap, Gratis Masuk Saat Lebaran

Cilacap — Alternatif wisata keluarga saat momen Lebaran hadir di Kabupaten Cilacap. Sebuah program wisata petik melon premium organik langsung dari greenhouse digelar...

Bisnis

Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini, Tiket Mulai Rp15 Ribu

Tangerang - Inovasi baru di sektor ritel dan hiburan hadir dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart. Perusahaan ini menggandeng Layar Digi...

BencanaNasional

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 22 Januari 2026, Gubernur Mualem: Masih Ada Wilayah Terisolasi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai...

Related Articles
BanyumasNasional

Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah, TPST Banyumas Jadi Model Nasional

BANYUMAS — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan sampah...

Banyumas

Jika Bantuan Presiden Terealisasi, Seluruh Kecamatan di Banyumas Bakal Miliki TPST

Banyumas — Pemerintah Kabupaten Banyumas menargetkan seluruh kecamatan akan memiliki Tempat Pengolahan...

BanyumasPurwokerto

Resmi! Rumput Alun-alun Purwokerto Kini Bisa Diduduki Pengunjung

BANYUMAS — Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi memperbolehkan masyarakat untuk duduk dan beraktivitas...

Banyumas

Purbaya Tolak Tawaran Utang IMF, Ini Alasannya

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak membutuhkan pinjaman...