Hujan deras yang terjadi pada Selasa (21/10/2025) sore tidak hanya menyebabkan bencana tanah longsor saja. Namun di sejumlah lokasi di wilayah Banyumas, terutama di Purwokerto, dilaporkan juga terjadi bencana banjir.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Andi Risdianto mengungkapkan, akibat hujan dengan intensitas tinggi tersebut, tercatat ada 9 kejadian banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas, khsusnya di Purwokerto.
Beberapa lokasi yang terjadi banjir tersebut, antara lain di sekitar Jalan Kaliputih Kelurahan Purwokerto Wetan Kecamatan Purwokerto Timur. Selain hujan deras, banjir kemungkinan juga disebabkan karena sistem drainasenya yang kurang baik.
Kemudian banjir juga terjadi di Grumbul Parakanjambe Desa Karanganyar Kecamatan Patikraja yang disebabkan luapan air dari sungai dan saluran irigasi.
Banjir di Kelurahan Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur yang diduga terjadi karena luapan air sungai dan saluran irigasi. Berikutnya banjir di Gang Garuda RT 2 RW 6 Kelurahan Karangpucung Kecamatan Purwokerto Selatan karena luapan air Kalibener.
Banjir juga terjadi di Jalan Kolonel Sugiri Purwokerto yang penyebabnya diduga dari sistem drainase yang tersumbat sampah. Selanjutnya di RT 7 Kelurahan Tanjung Kecamatan Purwokerto Selatan yang terjadi karena luapan air Sungai Bludus.
Andi melanjutkan, bencana banjir dilaporkan juga terjadi di Desa Karangrau Kecamatan Sokaraja karena luapan air Sungai Kalibakal. Di Perum Puri Teluk RT 9 RW 4 Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan juga terjadi banjir.
Berikutnya di Perum Karangpucung Permai juga terjadi banjir akibat luapan air Sungai Kalibener. ”Berdasarkan hasil laporan, air mulai surut sekitar pukul 21.00-22.00 dan pada sekitar pukul 24.00 dinyatakan benar-benar sudah surut,” tandas dia.

