Banyumas Raya

JAKARTA, – Konsumen yg membeli Mitsubishi Xpander harus rela antre tiga hingga empat bulan. Sebab, permintaan sejak pertama diluncurkan pada Agustus 2017, hingga April 2018 ini masih begitu tinggi.
Meski begitu, konsumen tetap setia menunggu kedatangan low multi purpose vehicle (LMPV) tersebut. Terbukti dari jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) terus bertambah banyak.
Lantas, dari segala konsumen Xpander kebanyakan membeli secara tunai atau kredit? Menurut Ade Rolas, Kordinator Area Wilayah Jabodetabek PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI) sama rata, merupakan 50 persen kredit dan 50 persen lagi tunai.
“Secara nasional komposisinya seperti itu. Justru sejak awal-awal yg beli tunai 70 persen,” kata Ade saat ditemui di stan Mitsubishi di IIMS 2018, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).
Baca juga: Berdebar Menjajal Xpander di Wahana Skybridge IIMS 2018
Ade melanjutkan berdasarkan data, pembeli Xpander sekitar 35 persen telah memiliki mobil atau menjadikan LMPV ini sebagai mobil kedua, selanjutnya kurang lebih 15 pesen pemilik mobil pertama.
“Memang konsumennya berada di kelas menengah ke atas, secara kemampuan finansial juga cukup baik. Bisa dilihat dari komposisi pembeli tunai dan kredit,” kata Ade lagi.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

