Banyumas Raya

Saat kamu kecil, orang tua terus menyuruhmu buat tidur siang dan tidur malam awal agar kamu dapat tumbuh lebih tinggi. Dan hal ini bukanlah mitos belaka. Sebab ketika kamu tidur terjadi sekresi hormon pertumbuhan dan banyak fungsi lainnya.
- 6 Alasan kenapa kamu kadang terbangun ketika sedang tidur nyenyak
- Pengaruh gerhana bulan total pada kualitas tidurmu
- Sudah tidur nyenyak, tetapi kenapa tubuh masih terasa lelah?
Sayangnya, saat kamu beranjak dewasa, aktivitas yg segudang, stres, dan pola hidup tak teratur membuatmu kurang tidur. Dampaknya tentu saja buruk buat setiap organ tubuh.
Seperti dilansir dari Greatist, ini dia penjelasannya.
Otak
Ketika kamu beralih kesadaran menjadi setengah mengantuk, otak mulai mengubah ingatan jangka pendek menjadi kenangan jangka panjang. Dan ketika kamu kurang tidur, fungsi kognitif otak jadi rusak.
Tetap terjaga selama 20 jam ternyata setara dengan kenaikan alkohol yg masuk ke dalam darah sebanyak 0,10%. Sehingga dapat merusak organ tubuh. Kurang tidur juga mampu membuat anak-anak mengalami gejala yg sama dengan seseorang yg menderita ADHD.
Hormon
Produksi hormon ternyata mampu berhenti ketika kamu kurang tidur. Itulah sebabnya kurang tidur mampu merusak kelangsungan segala sistem tubuh yg bergantung pada hormon.
Hidung
Sering merasa seperti flu padahal tak sedang mengalaminya? Itu mampu jadi efek samping yang lain dari tak tidur. Sebabnya ketika kamu tidur, tubuh tak memiliki waktu buat memulihkan dirinya sendiri dengan baik.
Jantung
Sleep apnea obstruktif dan waktu tidur yg singkat berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular yg buruk. Hal ini terjadi karena ketika kamu jarang tidur, sistem metabolisme tubuh mulai terpengaruh dan menyebabkan kerusakan kumulatif yg kemudian berujung dengan munculnya penyakit jantung dan diabetes.
Kulit
Tidur nyenyak mempengaruhi kesehatan kulit bukanlah mitos. Sebabnya mereka yg jarang tidur nyenyak lebih gampang mengalami penuaan dini.
Pankreas
Mereka yg tidak jarang begadang ternyata berisiko ganda buat mengalami diabetes tipe 2.
Organ reproduksi
“Ada jumlah penurunan produksi testosteron untuk mereka yg ternyata tak tidur secara maksimal,” ujar Noah Siegel, ahli kesehatan di Harvard Medical School. Dan penurunan produksi testosteron ini dapat berdampak pula pada menurunnya hasrat seksual.
Terlihat sepele, namun banyak orang yg mengabaikannya dan berakibat fatal pada kesehatan. Itulah tidur. Oleh karena itu sesibuk apapun kamu, jangan sampai tak tidur ya! [feb]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

