Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

Elon Musk telah lama mendapat julukan sebagai Tony Stark dunia nyata. Ambisinya buat menjadikan dunia jadi tempat lebih baik dengan bantuan teknologi, tentu sudah dirasakan di berbagai bidang.
Berbagai hal seperti bantuannya buat membangun baterai raksasa sebagai pengganti listrik konvensional, memproduksi mobil listrik Tesla yg mengubah pandangan masyarakat soal mobil mewah itu seperti apa, serta kontribusinya di dunia antariksa dan ambisi membawa manusia ke Mars lewat Space X.
Namun dengan segala obsesinya soal teknologi itu, Elon Musk diam-diam membenci produk teknologi yg digadang-gadang mulai jadi masa depan, yakni AI atau kecerdasan buatan.
Dalam sebuah dokumenter terbaru berjudul “Do You Trust This Computer?”, Elon menyebut bahwa di zaman kecerdasan buatan, kami dapat menciptakan “diktator abadi yg tak mulai pernah dapat kami lepaskan.”
Frasa diktator abadi tampaknya merujuk pada konsep otoritarianisme yg dimpimpin oleh seseorang yg yaitu diktator. Rezim otoriter tentu dapat runtuh seandainya sang penguasa mati: seperti cuma Hitler dan Mussolini. Namun sentimen ini digunakan Elon buat AI, di mana kecerdasan buatan itu abadi, tidak mulai pernah mati, dan tentu kami tidak dapat lepas darinya.
Dokumenter “Do You Trust This Computer?” ini dibuat oleh Chris Paine, seorang sutradara yg sama yg membuat dokumenter “Who Killed The Electric Car?” tahun 2006 yg memunculkan Elon di dalamnya.
Dalam dokumenter terbaru ini, Paine mengeksplorasi berbagai bahaya kecerdasan buatan, subyek yg sangat vokal ditentang oleh Elon. Elon menyebut bahwa ada kemungkinan seandainya AI yg dikembangkan oleh negara dengan pemerintah otoriter, dapat jadi mulai menghasilkan struktur penindasan masyarakat secara permanen.
Hal ini pun sudah kelihatan di dua negara. Mulai dari Rusia yg memakai algoritma bagi melemahkan demokrasi, serta China yg launching Sistem Kredit Sosial yg bertujuan bagi memantau warganya akan 2020 nanti.
Sebelumnya, Elon memperingatkan bahwa AI mampu memulai Perang Dunia III. Elon sendiri pernah menyarankan pemerintah buat meregulasi soal kecerdasan buatan, karena AI memiliki “risiko terbesar yg dihadapi peradaban manusia.” [idc]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan rekrutmen besar-besaran sumber daya manusia (SDM) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembukaan lapangan kerja biasa, melainkan...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menyatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara pengadaan...
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan penjelasan terkait penahanan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang dilakukan...
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...
Netflix mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk membeli aset film dan layanan streaming...