Banyumas Raya

– Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Rudiantara sempat menyarankan agar netizen di Indonesia melakukan ” puasa medsos”.
Saran itu diberikan Rudiantara setelah terungkap data 1 jutaan pengguna Facebook di Indonesia disalahgunakan oleh aplikasi pihak ketiga. Atas saran itu, Rudiantara kemudian di-bully netizen di internet.
“Saya di-bully saat mengimbau agar “puasa medsos””, tulis Rudiantara di akun Twitter pribadinya, Sabtu (7/4/2018).
“Padahal selain cuma dapat mengandalkan pendekatan regulasi, pemerintah justru juga harus menjalankan fungsi edukasi dan literasi masyarakat, seperti mengimbau & mengingatkan,” lanjutnya.
Baca juga: 9 April, Facebook Ungkap Siapa Saja Pengguna Indonesia yg Dicuri Datanya
9. Sebagai menteri dan teman, aku ingatkan bahwa titik paling krusial dalam pengamanan data pribadi adalah justru DIMULAI DARI DIRI SENDIRI. Masing2 kalian harus berhati-hati dalam memberikan data pribadi ketika install aplikasi2, baik media sosial maupun messenger.
— Rudiantara (@rudiantara_id) April 7, 2018
Rudiantara pun menjelaskan, seperti apa “puasa medsos” yg dimaksud. Menurutnya, seandainya media sosial itu tak ada nilai tambahnya, tak usah digunakan lebih dulu, alias puasa.
Baca juga: Menkominfo Kirim Peringatan Tertulis, Facebook Wajib Lapor
“Kecuali kalau memang sangat butuh dan telah sadar mulai potensi bahayanya, silakan saja,” ujar Rudiantara.
Menteri yg kerap disapa Chief RA itu pun menambahkan bahwa titik paling krusial dalam pengamanan data pribadi adalah justru dimulai dari diri sendiri.
“Masing-masing kami harus berhati-hati dalam memberikan data pribadi ketika install aplikasi-aplikasi, baik media sosial maupun messenger,” tulis RA.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

