Banyumas Raya

Jakarta – Perusahaan teknologi kelistrikan dan otomatisasi PT ABB Sakti Industri (ABB Indonesia) menyatakan dukungannya atas kebijakan pemerintah dalam percepatan program kendaraaan listrik berbasis baterai di Indonesia.
Mereka telah menghadirkan stasiun pengisian daya listrik buat kendaraan yg kini telah terpasang di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Serpong, Tangerang, Banten.
“Kami telah mengoperasikan produk EV Charging sebesar 20 KW di kantor BPPT di Serpong. Selanjutnya kita mulai menyiapkan solusi pengisian baterai kendaraan listrik bagi wilayah pusat Jakarta,” ungkap Dodon Ramlie, Direktur ABB Indonesia, di sela-sela gelaran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Sebelumnya, Pemerintah sudah merilis Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) dan Transportasi Jalan pada 12 Agustus lalu.
Dengan Perpres tersebut, Pemerintah mulai mendorong berbagai kalangan, khususnya produsen otomotif, bagi mengembangkan kendaraan berbasis listrik.
Sejumlah investor diketahui telah akan memperlihatkan minatnya dalam mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto setidaknya sudah mengantongi beberapa nama pabrikan otomotif yg berencana menanamkan investasinya di dalam negeri, yakni Hyundai dan Toyota.
Diperkirakan nilai investasi kedua perusahaan tersebut di sektor kendaraan listrik di Indonesia mencapai Rp5 triliun buat jangka waktu lima tahun.
“Dengan populasi yg semakin besar dan kebutuhan masyarakat terhadap lingkungan yg bersih, listrik adalah solusi terbaik dan terbukti efisien. Dengan pengalaman ABB, kalian juga mulai selalu melakukan inovasi agar distribusi dan transmisi listrik bisa menjangkau berbagai wilayah di Indonesia,” pungkas Dodon.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

