Banyumas Raya

Stuttgart – Daimler melakukan penarikan kembali bagi perbaikan atau recall terhadap 60.000 unit mobil Mercedes-Benz di Jerman akibat adanya software yang diperuntukkan bagi mengakali hasil tes emisi.
Kementerian Perhubungan Jerman menyebut bahwa mobil yg terdampak recall itu adalah Mercedes-Benz GLK 220 tahun diproduksi 2012 hingga 2015.
Dilaporkan oleh Reuters, Daimler sudah mengonfirmasi bahwa penarikan itu dikerjakan sejak Jumat minggu dulu (21/6/2019), tapi raksasa otomotif Jerman itu menyampaikan mulai mengajukan banding terhadap keputusan tersebut sambil selalu bekerja sama dengan regulator.
Sejak saingannya Volkswagen (VW) mengakui pada 2015 sudah menipu tes emisi dari Pemerintah AS, skandal itu semakin menyebar ke pembuat mobil lain. Daimler sudah memerintahkan penarikan 3 juta kendaraan bagi memperbaiki kelebihan emisi yg berasal dari mesin diesel mereka.
Media Jerman, Bild am Sonntag, yg pertama kali melaporkan penarikan pada hari Sabtu (22/6/2019), sudah melaporkan kasus ini sejak April dahulu bahwa regulator otomatis Jerman sedang mencari ke dalam perangkat lunak yg mencurigakan pada mobil Mercedes-Benz GLK 220 CDI yg diproduksi antara 2012 dan 2015, setelah tes memperlihatkan mereka cuma memenuhi batas emisi saat fungsi tertentu telah diaktifkan.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

