Banyumas Raya

JAKARTA, – Masa libur Lebaran 2019 mulai langsung berakhir. Beberapa pemudik yg sebelumnya berangkat meninggalkan Jakarta bagi pulang ke kampung halaman, sekarang telah akan memadati sejumlah ruas Tol menuju ke arah Ibu Kota.
Nah, memasuki musim arus balik, para pengendara mobil pribadi diminta lebih berhati-hati ketika berkendara. Menurut Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, pada umumnya arus balik memiliki tingkat risiko yg lebih besar dibandingkan arus mudik.
“Kenapa lebih berisiko, karena rata-rata orang itu telah kelelahan usai Lebaran atau berlibur, jadi dengan tubuh yg telah lelah, otomatis mulai sangat berdampak pada konsentrasi ketika berkendara. Itu baru dari faktor fisik, belum lagi dari beragam faktor lain, akan dari kendaraan sampai yg kurang diperhitungkan adalah unsur psikologis,” ucap Jusri ketika dihubungi , Sabtu (8/6/2019).
Baca juga: Ikut One Way Saat Arus Balik, Ini Pesan Kakorlantas
Unsur psikologis yg dimaksud adalah beban pikiran yg ada di benak para pemudik ketika mulai kembali ke kota yang berasal buat menjalankan rutinitas sehari-hari. Contoh paling sederhana, mengenai tabungan telah habis usai digunakan pulang kampung.
Belum lagi ditambah dengan beban-beban lainnya, seperti masih adanya biaya yg harus dikeluarkan usai sampai di Jakarta. Misal, membayar cicilan kendaraan atau rumah, mengeluarkan uang buat keperluan anak sekolah, dan yang lain sebagainya.
Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan pantura Jakarta-Cirebon, Kampung Cibanggala, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang pada Jumat (31/5/2019).
“Meski sifatnya personal, tetapi ini menjadi beban yg bila diakumulasikan dengan rasa lelahnya setelah mudik dan berlibur mulai sangat mempengaruhi faktor keselamatan saat berkendara. Konsetrasi mulai teralihkan dengan pikiran tersebut, ditambah dengan rasa lelah mungkin ketika berkendara mulai gampang terpancing emosi, parahnya bila sampai hilang kendali,” ucap Jusri.
Guna menghindari hal buruk sepanjang perjalanan balik, para pemudik disarankan telah memiliki banyak waktu buat istirahat. Jusri juga mengingatkan agar tak memaksakan selalu berkendara bila badan telah lelah atau mengantuk, tetap jaga konsentrasi dan menahan emosi agar selamat sampai tujuan.
Petugas mengatur dulu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem sesuatu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB buat kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yg dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yg rencananya mulai diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).“Terlepas dari adaya rekayasa dahulu lintas seperti one way ketika balik, pengendara wajib memastikan benar-benar bersiap buat mengemudi. Bila telah lelah, langsung menepi di tempat yg telah disediakan, jangan paksa mengejar waktu tempuh,” ujar Jusri.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

