Banyumas Raya

JAKARTA, – Musim mudik Lebaran telah akan beralih menjadi arus balik. Masyarakat yg telah menikmati libur di kampung halaman, perlahan akan kembali ke kota masing-masing, terutama DKI Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar menjelaskan, bagi perjalanan kembali ke Ibukota, pengemudi perlu mempersiapkan berbagai hal. Terutama mengumpulkan keterangan seputar jalur yg mulai dilalui karena berbarengan dengan jadwal sesuatu arah.
“Menurut aku keterangan buat kembali ke Jakarta justru jadi perhatian. Selama ini keterangan banyak soal perjalanan mudik (Jakarta ke luar kota),” ucap Rifat ketika ditemui dua waktu lalu.
Rifat melanjutkan, buat perjalanan kembali seperti ketika perjalanan mudik, menurut dia ada dua hal yg perlu dipersiapkan. Pertama ada persediaan bahan bakar.
Baca juga: Jika Arus Balik Padat, One Way Semarang-Cawang Siap Diterapkan
Konsumsi bahan bakar tak menentu ketika perjalanan balik karena berbagai kemungkinan situasi dahulu lintas. Meski ada rest area dengan SPBU di sepanjang jalur balik, mengisi tangki bahan bakar agar penuh harus terus diprioritaskan.
“Lebih baik berjaga-jaga, sebelum masuk tol atau ada SPBU terdekat, segera isi. Jangan menunda-nunda,” ucap Rifat.
Persiapan selanjutnya, merupakan lokasi tempat istirahatan di jalur balik. Jika memakai jalan Tol, daftar lengkap rest area baik di jalur A dan jalur B wajib diketahui oleh masyarakat.
Rifat juga mengingatkan posisi rest area yg mulai berada di sisi kanan pengemudi seandainya ikut dalam skema sesuatu arah. Pengemudi harus jeli memperhatikan situasi serta jalur keluar masuk ke tempat istirahat tersebut.
Baca juga: Catat, One Way Arus Balik Mudik Dimulai dari Kalikangkung
“Bisa berbahaya seandainya ke rest area pintu masuknya di jalur cepat atau sisi kanan. Ini berarti bagi keluarnya juga segera di jalur cepat. Harus waspada,” ucap Rifat.
Pemerintah sendiri telah menyiapkan rencana penanganan arus balik Lebaran. Waktu penanganan one way akan tanggal 7 Juni sampai 10 Juni dimulai pukul 12.00 WIB sampai 24.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek Utama. Pemberlakuan contraflow mulai dikerjakan melihat situasi di lapangan akan dari KM 70 sampai KM 65.
Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

