Banyumas Raya

Profesor Stephen Hawking adalah ilmuwan dunia yg meninggal di usia 76 tahun. Siapa sangka setelah lebih dari 50 tahun menderita penyakit yg membuatnya lumpuh, ia pernah divonis hidup cuma beberapa tahun.
- Polisi bentuk tim khusus buru tersangka baru hacker Surabaya Black Hat
- Berkaus palu arit, seorang Ibu diciduk tentara saat belanja
- Jaringan prostitusi Hong Kong dibongkar, ada wanita dari Rusia & Ukraina
Awal diketahui soal penyakit yg merundungnya, Stephen Hawking jatuh ketika melakukan olahraga ice skating dan tak mampu bangun. Dia lantas dibawa ke dokter oleh ibunya. Dokter ketika itu mendiagnosis Hawking menderita penyakit ALS dan memvonis dia cuma mampu bertahan hidup beberapa tahun.
Bertahun-tahun kemudian, dalam sebuah simposium di Cambdrige pada ulang tahunnya ke-70, Hawking merefleksikan betapa dirinya berjuang bagi tetap milik motivasi dalam menjalani hidupnya semenjak dia didiagnosis ALS dan menderita sakit hingga lumpuh. “Kenapa mesti kerja keras bagi dapat menjadi seorang doktor (bergelar doktor) kalau kamu cuma dapat hidup beberapa tahun?” tanyanya dalam hati.
Stephen Hawking dahulu berkata pada dirinya, dia harus melihat ke atas, ke bintang dan tak ke bawah. “Cobalah buat menjadi masuk akal atas apa yg Anda lihat dan apa yg menyebabkan alam semesta ini ada. Selalu cari tahu dan bagaimana pun susahnya hidup, ada hal yg mampu kamu lakukan dan hasilkanlah sesuatu. Jangan pernah menyerah.”
Penyakit saraf
Berita Stephen Hawking meninggalStephen Hawking meninggal dikonfirmasi oleh keluarganya pada Rabu (14/3) dini hari di tempat tinggalnya di Kota Cambridge, Inggris. Akibat komplikasi penyakit yg disebut Amyotrophic Lateral Sceloris (ALS). Ini yaitu penyakit saraf yg tidak mampu disembuhkan hingga menyebabkan badannya lumpuh.
Hawking meninggal di usia 76 meninggalkan tiga orang anak, yakni Lucy, Robert, dan Tim. Ketiga anak Hawking mengatakannya dalam sebuah pernyataan yg berbunyi:
“Kami sangat sedih karena ayah tercinta kita sudah meninggal dunia hari ini. Dia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa yg pekerjaan dan warisannya mulai dijalani selama bertahun-tahun. Keberanian dan ketekunannya dengan kecemerlangan dan humornya mengilhami orang-orang di semua dunia.
Dia pernah berkata, ‘Tidak mulai banyak alam semesta seandainya tak ada tempat untuk orang-orang yg Anda cintai.’ Kami mulai merindukannya selamanya.”
Pada akhirnya, seluruh perjuanganStephen HawkingStephen Hawking dalam melawan penyakit dan tetap menjaga motivasinya buat mencari tahu rahasia di balik misteri semesta, tentu mulai jadi inspirasi buat kalian semua.
Sumber: Liputan6.comLiputan6.com [idc]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

