Banyumas Raya

Seoul – Hyundai Motor Co berencana membangun stasiun pengisian hidrogen komersial di Gedung Majelis Nasional, Seoul, pada Agustus mendatang, guna mempromosikan kendaraan berbahan bakar hidrogen di Korea Selatan.
“Kami mulai membangun lebih banyak stasiun pengisian hidrogen di kota-kota besar sebagai bagian dari upaya kalian bagi membangun infrastruktur hidrogen di segala negeri,” kata seorang pejabat Hyundai dalam pernyataannya yg dilansir Yonhap News.
Pejabat itu menyampaikan bahwa stasiun hidrogen tersebut mulai menjadi stasiun pengisian komersial pertama di Seoul dan fasilitas serupa yg pertama pula di gedung parlemen.
Hyundai mengklaim lebih dari lima kendaraan bisa mengisi hidrogen secara penuh setiap jamnya pada stasiun-stasiun hidrogen berikutnya. Mereka menyebut proyek percontohan stasiun hidrogen itu mulai berjalan hingga Mei 2021 dan langkah operasional berikutnya mulai diputuskan kemudian.
Dalam seremoni peletakan batu pertama, Menteri Perindustrian Korea Selatan Sung Yun-mo, menyampaikan bahwa pembangunan stasiun hidrogen di Gedung Majelis Nasional itu yaitu strategi Pemerintah Korea Selatan bagi meredakan kekhawatiran publik atas keselamatan stasiun hidrogen itu.
“Pemerintah berusaha meningkatkan jumlah stasiun pengisian buat kendaraan berbahan bakar hidrogen menjadi 86 stasiun pada akhir 2019 dan menjadi 310 pada 2022 dari jumlah 21 stasiun yg telah tersedia pada pertengahan 2019,” imbuh Sung.
Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Korea Selatan berencana bagi mengungkap peta jalan rinci tentang infrastruktur pengisian hidrogen nasional pada Agustus mendatang.
Pada Januari lalu, kementerian itu sudah launching perekonomian yg digerakkan dengan hidrogen yg bertujuan bagi memakai hidrogen sebagai sumber energi penting buat mobil dan bukan bahan bakar fosil.
Lebih dari 6 juta kendaraan bertenaga hidrogen mulai diproduksi pada 2040, melonjak dari sekitar 2.000 unit yg diproduksi sepanjang 2018.
Mobil listrik berbahan bakar sel hidrogen dianggap lebih ramah lingkungan karena cuma mengeluarkan uap air ketika menghasilkan listrik.
Hyundai sudah menerima pesanan sebanyak 9.057 unit buat mobil penumpang hidrogen Nexo sejak diluncurkan pada Maret 2018 dan sudah mengirimkan sebanyak 1.691 unit hingga akhir Mei lalu.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

