Banyumas Raya

JAKARTA, – Turunnya perolehan suara dan kursi Partai Golkar dalam Pemilu Legislatif 2019 memunculkan wacana mempercepat Musyawarah Nasional buat mengganti pucuk kepemimpinan di partai beringin.
Salah sesuatu inisiator bagi mempercepat Munas adalah Azis Samual. Pria yg pernah menjadi Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Timur Partai Golkar ini mengklaim para pengurus daerah telah sepakat buat mempercepat Munas.
“Konsolidasi telah bulat, 25 Dewan Perwakilan Daerah I dan dua Dewan Perwakilan Daerah II telah merestui percepatan Munas ini,” kata Azis dalam informasi tertulisnya, Senin (27/5/2019).
Baca juga: Minta Jatah Menteri, Agung Laksono Sebut Golkar Punya Hak Tawar dalam Koalisi
Aziz menginginkan agar Munas digelar maksimal akhir Juli nanti. Mantan Pelaksana Tugas Ketua Dewan Perwakilan Daerah I Golkar Papua itu mulai membuka siapa saja Dewan Perwakilan Daerah I yg dia maksud bila waktunya telah tiba.
“Target di awal, Golkar harus mencapai 110 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat RI. Tapi ini jauh, kita juga cuma duduk di posisi ketiga. Ini tidak semestinya terjadi, artinya Airlangga sebagai ketua umum gagal, telah sepatutnya bertanggung jawab, dan harus mundur,” katanya.
Berdasarkan rekapitulasi akhir KPU, Golkar meraih 17.229.789 suara atau 12,3 persen. Golkar berada di bawah PDI-P dan Gerindra dalam hal raihan suara nasional.
Hasil itu membuat Golkar cuma meraih 85 kursi di DPR, turun dari 2014 dimana partai beringin menempatkan 91 orang wakilnya di Senayan.
Baca juga: MKGR Puji Prestasi Golkar di Tengah Konflik Internal hingga Korupsi
“Ini malah berkurang dan jauh dari target. Sudah jelas gagal total Airlangga dan sekjennya,” ujarnya.
Azis menambahkan, suara yg didapat Golkar lebih pada karena perjuangan para caleg-caleg inkumben. Bukan karena kemampuan ketua umum dan sekretaris jenderal mengonsolidasi partai.
“Sebagai catatan, 85 kursi itu 85 persennya caleg inkumben semua. Ini berarti roda kaderisasi partai tak jalan, partai tidak bisa mendorong penambahan, justru terpuruk kalah sama partai lain,” kata dia.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

