Banyumas Raya

London – Fiat Chrysler Automobiles NV (FCA) mengumumkan mulai memakai teknologi HARMAN (Samsung) dan Google bagi menghadirkan ekosistem baru, yakni kendaraan terhubung (connected car) guna menyongsong era konektivitas 5G mendatang, di mana kendaraan terintegrasi dengan penyedia layanan di semua dunia.
Komponen penting sistem itu mulai diluncurkan secara global pada paruh waktu kedua 2019, dan Fiat menargetkan segala kendaraannya telah memakai ekosistem itu pada 2022.
Sistem mulai secara cepat dan aman mengelola data di dalam kendaraan, ditambah arsitektur berbasis cloud dari HARMAN Ignite, kata FCA dalam pernyataan resminya.
Sistem ini mulai memberikan pengalaman pengguna yg ditingkatkan yg mulai menolong pemilik memperkirakan kebutuhan perawatan, menemukan stasiun pengisian bahan bakar dan pengisi daya listrik, info dulu lintas, restoran, dan bantuan layanan pelanggan dengan cuma menekan sesuatu tombol.
Kendaraan juga mampu menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), memastikan pemilik mendapat manfaat dari kemampuan baru dan aplikasi perangkat lunak terbaru.
Platform global mulai menawarkan kepada pemilik konektivitas jaringan 4G dan mendukung evolusi hingga 5G, dihomologikan bagi seluruh wilayah dan mulai berintegrasi dengan penyedia layanan di semua dunia.
Sistem off-board juga memiliki kemampuan buat berinteraksi dengan infrastruktur kota pintar di masa depan, serta perangkat rumah tangga melalui platform ‘Hal Cerdas’ Samsung.
Selain pemilik kendaraan, diler, operator armada, dan penyedia layanan juga mulai mendapat manfaat dari fitur-fitur yg disampaikan melalui konektivitas berbasis cloud yg baru.
Secara on-board pada kendaraan, sistem ini mulai dijalankan dengan sistem operasi Android, menawarkan lingkungan berbasis aplikasi yg kuat, termasuk penyediaan konten, interaksi cepat dan integrasi nirkabel tanpa batas dengan perangkat seluler pelanggan.
Sistem ini diklaim aman dengan menawarkan inovasi berkelanjutan kepada pemilik dan mulai menampilkan pembaruan melalui jaringan seluler bawaan, yg memungkinkan kemampuan baru dalam inisiatif mengemudi secara otonom, elektrifikasi, dan layanan terhubung.
Ekosistem yg terhubung ini mulai menyediakan lingkungan teknis yg optimal buat kendaraan listrik FCA, dengan aplikasi seperti manajemen baterai jarak jauh, navigator perjalanan EV yg cerdas, dan layanan kendaraan-ke-jaringan.
Ini juga mulai mendukung portofolio Layanan Mobilitas FCA, termasuk fitur seperti opsi bayar per mil, asuransi kendaraan berbasis penggunaan, penyewaan kendaraan jangka pendek, menengah dan panjang dan solusi berbagi mobil peer-to-peer, seperti sistem U-Go, yg baru-baru ini diluncurkan oleh Leasys di Eropa.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

