The NextDev 2018: Pemenang Talent Scouting Semarang Dukapedia

oleh -667 Dilihat

Banyumas Raya

Kompetisi startup-startup terbaik di Indonesia, The NextDev sudah selesai mengadakan Pitch Deck di kota keduanya, Semarang. Dari 20 startup yg menyajikan konsep bertema social impact, ada tiga startup terbaik yg lolos dan mulai kembali berlaga di Final Pitching di Jakarta, Oktober 2018 mendatang. Selain Tumbas.in dan Qappas, Dukapedia yaitu finalis terakhir dari The NextDev 2018 Talent Scouting Semarang 2018. Banyak yg tak mempercayai keberhasilan Dukapedia sebagai finalis yg mulai mewakili Kota Lumpia.

BERITA TERKAIT
  • Mengenal Purata, startup yang berasal Semarang yg menuai pujian Yoris Sebastian
  • Ini 3 startup yang berasal Semarang yg lolos ke final The NextDev Talent Scouting 2018
  • Kejutan The NextDev 2018 Semarang, 2 golden ticket bersiap diperebutkan 17 startup!

Dewan juri yg terdiri dari Steve Saerang (Telkomsel), Dennis Adhiswara (CEO Layaria Network), Yoris Sebastian (Founder OMG Consulting), Alfatih Timur (CEO KitaBisa.com), David Soukhasing (Director of ANGIN), dan Dayu Dara Permata (Senior Vice President Go-Jek), milik penilaian tersendiri. Selain memiliki ide yg unik, konsepnya pun dinilai mampu membawa dampak baik di masyarakat.

Aaron Hasth, founder sekaligus CEO Dukapedia ini mendapatkan ide bisnis tidak biasa ini buat menawarkan jasa mengurus kematian. Biasanya, anggota keluarga yg terpaksa repot mencari berbagai vendor yg berkaitan dengan pemakaman, seperti peti mati atau bunga. Namun kali ini, tak perlu bingung mencari ke mana-mana, cukup memanfaatkan Dukapedia sebagai market place digital satu-satunya yg mengurus kematian di Semarang.

Para pengguna dapat memanfaatkan startup ini bagi menolong mengurus berbagai kebutuhan jenazah secara menyeluruh, dari hulu hingga ke hilir. Saat ini, Dukapedia memang masih fokus memberikan pelayanan pemakaman atau kremasi bagi pemeluk agama Kristen, Budha, dan Hindu. Tapi ke depannya, Aaron berencana mengembangkan layanan ini bagi umat Muslim. Selain memajukan bisnis di jasa pemakaman, Dukapedia ingin menolong lebih banyak warga Semarang yg sedang berduka karena kehilangan orang terdekat.

Berbekal konsep yg unik dan berdampak sosial luas untuk masyarakat, Dukapedia terpilih menjadi salah sesuatu startup dari Semarang yg nantinya mulai bersaing ketat dengan startup-startup lainnya dari segala Nusantara. Selain mematangkan konsep yg dimiliki, Aaron pun mulai mengasah mental dalam menghadapi kompetisi yg mulai digelar pada Oktober 2018.

Jika tertarik mengenal Dukapedia, startup yg bergerak di jasa pemakaman, cari info selengkapnya di sini. Atau ingin ikutan adu ide di The NextDev 2018? Masih ada waktu buat submit ide startup terbaikmu di kota berikutnya. Bulan Juni 2018 The NextDev 2018 mulai mampir di Denpasar, Batam di bulan Juli, kemudian ke Samarinda di bulan Agustus, Yogyakarta di bulan September dan puncaknya mulai diadakan di Jakarta pada bulan Oktober 2018. Kesempatan ini tak tiba beberapa kali, langsung submit sekarang juga! [aik]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.