Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Mohon tunggu, konten utama Anda akan muncul dalam 5 detik...
Banyumas Raya

– Jejaring sosial Google+ sudah ditutup pada awal April lalu. Kini, Google memperkenalkan sebuah aplikasi baru yg yaitu hasil rebranding dari Google+.
Aplikasi tersebut bernama Google Currents. Selayaknya sebuah media sosial, Google Currents memungkinkan pengguna bagi saling berdiskusi dan berinteraksi.
Namun perbedaannya, Google Currents diperuntukkan untuk para pengguna korporasi. Ruang lingkup yg tersedia pada Google Currents pun terbatas cuma di dalam perusahaan yg menjadi tempat aplikasi ini digunakan.
Selain itu, Google Currents menjadi bagian dalam aplikasi G Suite dan menjadi salah sesuatu dari rangkaian aplikasi berbasis web versi berbayar punya Google. Artinya, mulai ada biaya yg dibebankan pada pengguna bagi menikmati layanan ini.
Alasan hadirnya aplikasi ini adalah karena Google melihat bahwa sebuah perusahaan membutuhkan cara berkomunikasi baru yg lebih informal ketimbang e-mail.
Dengan begitu, para karyawan bisa memakai Google Currents sebagai sarana komunikasi informal di dalam perusahaan.
Baca juga: Apa Itu Google Stadia, Layanan Streaming Game yg Tak Butuh Konsol?
“Dengan memakai Currents, para karyawan bisa dengan gampang melihat diskusi yg sedang menjadi tren di dalam organisasi mereka, dan mereka bisa mengikuti topik-topik yg menarik. Currents akan tersedia dalam versi beta hari ini,” tulis Google dalam halaman resminya.
Seperti media sosial pada umumnya, pengguna Currents juga mampu melakukan “update status” yg berisi ide-ide mereka bagi perusahaan. Nantinya, pengguna yang lain yg juga yaitu anggota atau karyawan perusahaan tersebut, mampu menuliskan komentar pada status tersebut.
Sehingga, dari sinilah terjalin sebuah diskusi di antara para karyawan dengan jalan yg informal tapi masih dalam sesuatu lingkup perusahaan.
Baca juga: Kisah Zuckerberg yg Mau Hancurkan Google Plus
Dikutip Tekno dari The Verge, Kamis (11/4/2019), Google Currents sendiri sejatinya bukanlah nama baru yg diusung oleh Google. Aplikasi bernama Google Currents juga pernah meluncur pada tahun 2011 dahulu yg kemudian berganti nama menjadi Google News ketika ini.
Saat ini, Google Currents masih dalam tahap pengembangan. Namun pengguna yg penasaran ingin mencoba, mampu melakukan registrasi melalui halaman berikut ini.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace. Aplikasi...
Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay, pabrik pemasok sepatu merek global Nike yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan telah dirumahkan. Kondisi...
JAKARTA – Ancaman relokasi industri kembali membayangi sektor manufaktur Indonesia. Dua pabrik komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan tengah mempertimbangkan pemindahan...
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan menjangkau seluruh aktivitas usaha masyarakat, termasuk pelaku usaha yang menjalankan...
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti NotePaste mulai banyak digunakan oleh pengguna internet. Layanan ini menawarkan fungsi...
JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencuat setelah pemerintah melakukan evaluasi...
JAKARTA – Pemerintah menegaskan alokasi gaji bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi desa, bukan pemborosan anggaran...
JAKARTA – Di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga restoran di berbagai...
CILACAP — Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengurangan risiko bencana, khususnya terhadap ancaman...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sebuah AI Factory berskala raksasa akan dibangun di Kabupaten Batang,...
JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat sebaran material vulkanik meluas ke sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra. Selain abu...
SEOUL – Bergabungnya pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi dengan Hyundai Hillstate menjadi sorotan besar di Korea Selatan. Kehadiran opposite hitter asal Indonesia...
SACHSENRING, JERMAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, yang berhasil menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...
JAKARTA – Penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas...
JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan...
BEIJING – Pengadilan di Provinsi Jiangsu, China, menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat Kota Nanjing, Yang Youlin, setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai...
BATANG – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan...
Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller, sebuah platform khusus yang dirancang...
Di tengah meningkatnya kebutuhan berbagi informasi secara cepat, platform berbasis web seperti...
Jakarta — Aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan akan segera menghadirkan fitur baru...