Banyumas Raya

China selalu berupaya menegakkan disiplin akan dari lingkungan sekolah. Di sekolah-sekolah negeri itu, mulai menerapkan teknologi tinggi yakni kamera berbasis kecerdasan buatan yg dapat mengenali wajah. Tujuannya sepele, yakni memantau para siswa yg tak memperhatikan pelajaran ketika berlangsung.
- Kim Jong-un kembali temui Xi Jinping di China
- Tak seperti Indonesia, kenapa India dan Eropa tolak investasi China?
- Wapres JK harap China mampu investasi lebih besar ke Indonesia
Dilansir dari Ubergizmo, Minggu (20/5), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Hangzhou No 11 di Tiongkok, yaitu sekolah yg menerapkan teknologi tersebut. Sederhananya, sistem ini mulai memantau ekspresi dan gerakan-gerakan siswa di kelas. Tak lupa, sistem juga mulai menganalisa dengan big data buat memastikan siswa benar-benar memperhatikan ketika kelas tengah berlangsung.
Sistem pengenalan wajah juga mulai mengenali ketika siswa benar-benar memperhatikan atau saat mereka tertidur di bangku kelas. Menerapkan teknologi tinggi itu mulai memakai kamera berbasis teknologi kecerdasan buatan dengan kemampuan mengenali wajah yg canggih.
Sistem ini disebut-sebut dapat mendeteksi ekspresi wajah senang, marah, atau takut dari siswa-siswi. Para siswa pun mulai diberi skor secara real-time yg mampu dilihat oleh guru di layarnya.
“Sistem ini cuma mengumpulkan ekspresi wajah siswa serta keterangan kebiasaannya. Ini juga dapat meningkatkan interaksi yg baik antara para guru dan siswanya,” kata Wakil kepala Sekolah Zhang Guanqun.
Masih menurut Zhang, para siswa sudah akan menerima hasil pemantauan tersebut setelah ada uji mencoba selama sebulan. Zhang juga mengklaim, sistem tersebut sudah berhasil memperbaiki perilaku siswa saat berada di dalam kelas. [pan]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

