Banyumas Raya

– Pada akhir Mei lalu, sub-brand Xiaomi, Redmi, launching beberapa ponsel dari seri Redmi K20 bagi pertama kalinya di China.
Sebulan setelah rilis duo ponsel yg terdiri dari Redmi K20 dan K20 Pro itu, Redmi mengklaim ponsel seri Redmi K20 sudah terkirim sebanyak 1 juta unit.
Hal tersebut diutarakan oleh Director Product Management Xiaomi Global, Donovan Sung lewat sebuah twit awal minggu ini.
Baca juga: Resmi, Redmi K20 Pro Dibekali Snapdragon 855 dan Kamera 48 MP
“Kabar baik, Mi Fans. Senang sekali (kami) mengumumkan bahwa pengapalan seri #RedmiK20 mencapai 1 juta unit di bulan pertama,” ujar Sung di dalam twit tersebut.
Great news, Mi Fans. Excited to announce that shipments of the #RedmiK20 series hit 1M units in the first month! ????
Thank you to our Mi Fans for your support! ??#Redmi #InnovationForEveryone pic.twitter.com/lCpkOSrJdC
— Donovan Sung (@donovansung) July 1, 2019
Klaim angka 1 juta yaitu jumlah gabungan dari Redmi K20 dan K20 Pro, sebagaimana dirangkum Tekno dari Gizmochina, Selasa (2/7/2019). Tidak dijelaskan mana yg lebih banyak mencatat pengiriman unit di antara keduanya.
Redmi K20 dan K20 Pro bagi sekarang baru tersedia di segelintir negara saja. Redmi K20 Pro belum dipasarkan di luar China, sementara Redmi K20 dipasarkan dengan nama lain, yakni Xiaomi Mi 9T, di negara-negara Eropa dan Asia.
Ponsel Redmi K20 Pro kerap disebut sebagai “flagship killer” lantaran ditenagai chip Snapdragon 855 kelas atas, meskipun harganya cuma dipatok akan Rp 5 jutaan di China.
Baca juga: Redmi K20 Pro Diklaim Sebagai Smartphone Terkencang di Dunia
Redmi K20 Pro turut dibekali layar 6,39 inci, RAM 6/ 8 GB, storage 64/ 128/ 256 GB, baterai 4.000 mAh, serta triple camera 48 megapiksel f/1.8 (wide), 13 megapiksel f/2.4 (ultra wide) ,8 megapiksel f/2.4 (telephoto) dan kamera depan pop-up 20 megapiksel.
Sementara itu, Redmi K20 memiliki konfigurasi layar dan kamera yg identik denga K20 Pro. Hanya saja, dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 730 dengan RAM 6/ 8 GB dan storage 64/ 128 GB. Harganya pun lebih murah, akan sekitar Rp 4 jutaan di Negeri Panda.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

