Banyumas Raya

Setelah merilis Galaxy S9, Samsung tidak lantas mengendorkan persaingan pasar yg dirasa telah ‘dimenanginya’ di awal tahun ini. Perusahaan yang berasal Korea Selatan tersebut kini tengah siap buat merilis Galaxy Note 9.
- Deretan HP canggih tetapi gagal di pasaran
- 5 HP ini sempat harganya mahal, sekarang telah dijual murah
- Apple produksi iPhone lipat di 2020, apa bedanya dengan Samsung Galaxy X?
Nah, baru-baru ini skor benchmark dari perangkat tersebut muncul di Geekbench dengan nomor model SM-N960U. Perangakat tersebut bakal menggendong chipset Qualcomm 8-bit Snapdragon 845 yg dioptimalkan dengan RAM berkapasitas 6GB. Kapasitas RAM tersebut sama dengan yg dimiliki oleh Galaxy S9+.
Tentu saja, perangkat ini mulai menargetkan pasar Amerika Utara, karena pasar yang lain dari Galaxy Note 9 tetap mulai memakai chipset Exynos 9810.
Menurut test benchmark, Samsung Galaxy Note 9 ini menjalankan sistem operasi Android 8.1 Oreo. Kinerja prosesor smartphone ini sepertinya tak terlalu mengesankan, setidaknya bukan buat perangkat yg mulai dirilis pada paruh kedua tahun ini.

benchmark Samsung Galaxy Note 9 2018 Geekbench
Di data Geekbench, Anda mulai melihat skor patokan multi-core 8806 dan skor single-core 2190. Angka-angka ini mungkin sebanding dengan Snapdragon 845 yg ada di Galaxy S9+ (8420 multi-core, 2390 single-core), dan juga lebih rendah dari Samsung Galaxy S9 versi Exynos 9810 yg mana perangkat tersebut tercatat 8894 multi-core dan 3648 dalam single-core).
Perangkat ini kemungkinan besar bakal dirilis pada bulan Agustus mendatang. kabarnya, Samsung Galaxy Note 9 ini mulai menjadi smartphone pertama Samsung yg memiliki sensor sidik jari di layar. Dan juga mengemas kapasitas baterai yg lebih besar dibandingkan dengan Note 8. [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

