Banyumas Raya
– Xiaomi selama ini dikenal sebagai pabrikan smartphone yg dekat dengan para penggunanya atau diistilahkan “Mi Fans”. Tak heran seandainya para Mi Fans sangat loyal dan rela membela Xiaomi mati-matian di seantero jagat maya.
Namun, baru-baru ini seorang Mi Fans menuntut Xiaomi hingga ke meja hijau. Alasannya simpel, Xiaomi tidak menepati janji mengajak Mi Fans bernama Mr Yang tersebut makan malam dengan sang pendiri, Lei Jun.
Mr Yang bercerita bahwa ia mengikuti kompetisi yg digelar Xiaomi pada Agustus 2017 lalu. Kompetisi itu mengajak para Mi Fans menjual lini smartphone hingga mencapai target tertentu.
Beberapa di antaranya, menjual 300 unit Mi 5X, 300 unit Redmi Note 5A, atau 400 unit gabungan Mi 5X dan Redmi Note A. Peserta kompetisi cuma disuruh memilih sesuatu dari tiga opsi yg tersedia.
Periodenya dari 3 Agustus 2017 hingga 31 Desember 2017. Mr Yang mengklaim sudah menjual 523 unit Redmi Note 5A selama periode lomba yg ditentukan.
Akan tetapi, saat menghubungi Xiaomi, vendor yang berasal China itu tidak menggubrisnya. Menurut Mr Yang, kejadian ini tidak hanya melukai perasaannya, tapi juga memamerkan buruknya manajemen Xiaomi dalam mematuhi kontrak.
Baca juga: Guyonan CEO Xiaomi di Bekasi, Semua Orang Indonesia Jutawan
Ia sesumbar keterangan soal kompetisi menjual smartphone Xiaomi digembar-gemborkan melalui toko online. Lomba itu dijanjikan dan secara hukum terikat, sebagaimana dihimpun Tekno, Jumat (28/9/2018), dari GadgetsNow.
Mr Yang menuntut Xiaomi sebesar 24.000 yuan atau setara Rp 50 jutaan sebagai kompensasi. Hingga kini Xiaomi masih bungkam soal tuntutan yg diterima.
Baca juga: Foto Bos Xiaomi Menunggang Motor Jadi Kontroversi
Kasus hukum yg diajukan Mr Yang ini diterima oleh Pengadilan Haidian di China. Hingga kini proses hukum masih berlanjut dan penyelidikan selalu digencarkan.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

