Banyumas Raya

Berbicara persoalan baterai Samsung Galaxy S9, mampu dibilang cukup payah bagi ukuran smartphone flagship perusahaan besar. Namun sepertinya tak seluruh smartphone Galaxy S9 memiliki baterai dengan kekuatan yg sama. Dan penyelidikan yg menarik mengungkapkan apa yg mampu menyebabkan persoalan baterai tersebut.
- Harga Huawei P20 Pro lebih mahal dari Samsung Galaxy S9?
- Haruskah smartphone Android hadirkan ‘notch’ mengikuti gaya iPhone X?
- Makin lama, kamera smartphone makin luar biasa
Kita di sini telah tahu bahwa Samsung Galaxy S9 terbagi menjadi beberapa versi. Yang pertama adalah versi yg dijual di pasar Amerika Serikat, China, dan Jepang. Di tiga negara tersebut, Galaxy S9 dibekali dengan chipset Snapdragon 845. Sedangkan di negara-negara di luar tiga pasar itu, Samsung memakai chipset punya mereka sendiri, merupakan Exynos.
Nah, unit peninjau yg menyelidiki masa baterai Samsung ini, terutama pada Galaxy S9 ternyata lebih buruk daripada Galaxy S8 yg rilis tahun lalu. Bahkan dengan margin yg sangat signifikan, seperti yg dikutip dari AnandTech (27/3).
Menariknya, AnandTech kini sudah mempublikasikan uji baterai sendiri dan juga menemukan bahwa kinerja Galaxy S9 memburuk seandainya dibandingkan dengan S8.

Daya baterai Samsung Galaxy S9 2018 AnandTech
Dari pengujian tersebut memperlihatkan hampir 12 persen penurunan daya tahan baterai. Sementara AnandTech memperlihatkan presentase ang jauh lebih besar yakni 30 persen lebih.
Tapi yg perlu diingat adalah metode pengujian ini mulai terus berbeda dari pihak lain. Tentu saja hasil juga mulai bervariasi. Namun yg perlu ditegaskan di sini adalah kedua pengujian usia baterai jelas menurun secara signifikan.
Mengapa ini dapat terjadi?
Ternyata hal ini disebabkan oleh arsitektur chip Exynos itu sendiri. Sehingga pihak AnandTech mencari penyebab hilangnya performa baterai di inti Exynos M3 CPU. Menggunakan alat yg dibangun di firmware Samsung, dimungkinkan bagi ‘mencekik’ inti M3 hingga 1,469MHz dan juga mengurangi kontrol memori menjadi setengah kecepatan.
Dengan keadaan ini, chip tersebut benar-benar memiliki kinerja yg mirip dengan Exynos 8895 yg terdapat di perangkat Galaxy S8. Sayangnya, pengalaman aktual S9 lebih lambat karena makin kompleksnya daya yg dibutuhkan buat digunakan mengoperasikan Galaxy S9.
Bagaimana menurut Anda? Haruskah upgrade ke Galaxy S9 seandainya Anda telah memiliki Galaxy S8? [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

