Banyumas Raya

– Instagram dikabarkan tengah melakukan uji mencoba kecil, namun mulai berdampak besar, khususnya buat para influencer. Perubahan tersebut adalah menyembunyikan jumlah ” like” (sukai) di setiap postingan.
Jane Manchun Wong, yg kerap mengoprek-oprek aplikasi, menguak rencana ini melalui akun Twitternya, @wongmjane. Wong mengoprek kode Instagram Android yg kemudian mengambil tangkapan layar (screenshot) sebagai bukti.
Dari tangkapan layar yg diunggah Wong, tampak tak ada jumlah “like” yg tertera. cuma disebutkan “others” (lainnya). Jumlah “like” dan siapa saja yg sudah menyukai postingan baru mampu dilihat setelah mengetuk ikon “like” itu sendiri.
Instagram is testing hiding like count from audiences,
as stated in the app: “We want your followers to focus on what you share, not how many likes your posts get” pic.twitter.com/MN7woHowVN
— Jane Manchun Wong (@wongmjane) April 18, 2019
Dalam unggahan tersebut juga tertera deskripsi yg menyampaikan “Kami ingin pengikut (followers) fokus pada yg Anda share, bukan berapa banyak “like” yg didapat dari unggahan Anda”, sebagaimana Tekno himpun dari Cnet, Senin (22/4/2019).
Baca juga: Tips Memakai Instagram Stories, Live, dan IGTV buat Membangun Engagement
Disebutkan bahwa selama uji mencoba ini, cuma pengunggah postingan saja yg mampu mengetahui jumlah penyuka. Instagram menyebut fitur ini hanyalah purwarupa internal yg belum dirilis ke publik.
“Kami tak sedang menguji mencoba fitur ini sekarang, tetapi mengeksplorasi cara buat mengurangi tekanan di Instagram,” jelas salah sesuatu perwakilan Instagram.
Jika nantinya fitur ini benar dirilis, maka dampaknya mulai cukup besar untuk pengguna yg membutuhkan jumlah “like” sebagai salah sesuatu indikasi popularitas. Para influencer juga kemungkinan mulai terkena imbasnya, khususnya pada engagement.
Jumlah “likes”, komentar, dan “follower” memang terkait dengan engagement pengguna. Namun sayangnya, mereka kadang memakai bot buat mendongkrak engagement. Hal ini sempat membuat Instagram geram.
Akhirnya, Instagram memakai machine learning untuk menghapus seluruh “likes”, komentar, dan “followers” palsu yg dihasilkan dari bot secara otomatis.
Menurut Instagram, bot yg memproduksi aktivitas palsu, melanggar Pedoman Komunitas dan Syarat Penggunaan Instagram.
Baca juga: 3 Cara Download Foto dan Video dari Instagram
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

