Banyumas Raya

Erajaya Swasembada Tbk launching layanan O2O (online to offline dan offline to online) buat menawarkan kenyamanan dan kemudahan belanja. Layanan ini melibatkan jaringan toko ritel Erajaya, seperti Erafone, iBox, Urban Republic, Samsung Experience Store, dan Erafone.com.
- Xiaomi beri bocoran Mi 8 meluncur akhir Mei 2018
- Nomor IMEI smartphone mampu disadap itu hoaks
- OPPO rilis F7 Youth, berapa harganya?
Simpelnya, dengan belanja online di Erafone.com, konsumen dapat memilih mengambil smartphone-nya yg dibeli di toko offline Erafone yg dipilihnya. Begitu juga sebaliknya, ketika belanja di toko offline Erafone, konsumen dapat memilih mengirimkan smartphone yg dibeli ke rumah atau alamat yg diinginkan. Tapi kelebihannya, Erajaya menjamin original smartphone/barang yg dibeli konsumen.
Jeremy Sim, CEO Erajaya Retail Group, menjelaskan strategi O2O ini dikerjakan karena landscape bisnis berubah sangat dinamis dan penjualan online cenderung meningkat.
“Pengembangan toko offline Erajaya Group yg agresif yaitu aset berharga yg relevan buat pengembangan layanan O2O. Kami harap masyarakat menerima inisiatif dan memanfaatkan layanan kita sebagainya alternatif cara belanja yg praktis dan efektif,” ujar Sim, ketika informasi pers di Jakarta, Rabu (30/5).
Djatmiko Wardoyo, Marketing Communications Director Erajaya Group, menambahkan konsep komunikasi O2O Erajaya Group mengusung tagar #praktisitugue yg mewakili gaya hidup konsumen milenial yg utamakan kepraktisan termasuk shopping journey.
“Pesatnya perkembangan teknologi keterangan memudahkan konsumen mencari tahu tentang yg ingin dibeli melalui berbagai media, kapan pun dan di mana pun. Serba praktis. Konsumen juga perlu kepastian mengenai produk yg dibeli, baik mengenai ketersediaan, kualitas, dan layanan purnajual. Maka itu, kalian memilih positioning praktis dan pasti bagi layanan O2O,” ujarnya. [ara]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

