Banyumas Raya

– Sony mewanti-wanti para pencinta PlayStation agar menyiapkan dana yg lebih besar seandainya ingin membeli konsol game tersebut di masa mendatang.
Dalam penjelasannya, Sony menyampaikan bahwa situasi perang dagang antara AS dan China yg kian memanas membuat harga PlayStation terancam harus naik.
Sebab, pemerintahan Donald Trump berencana membebankan tarif tambahan terhadap aneka produk impor dari China yg bernilai total 300 miliar dollar AS. Konsol video game adalah salah sesuatu macam barang yg mulai dikenai tarif tambahan tersebut.
Baca juga: PlayStation 4 Jadi Konsol Sony “100 Juta” Tercepat
Ini bukan pertama kalinya pemerintah AS memberlakukan tarif ekstra bagi setiap barang yg diimpor dari China. Sebelumnya, Trump juga sudah menaikkan tarif impor dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap barang impor dari China senilai 200 miliar dollar AS.
Untuk mengantisipasi adanya tarif tambahan tersebut, Sony menyampaikan memiliki sejumlah opsi, termasuk membebankan biaya tambahan kepada konsumen.
“Karena itulah kita sudah memberi tahu pemerintah AS bahwa tarif yg lebih tinggi pada akhirnya mulai merusak ekonomi AS itu sendiri,” ungkap Kepala Keuangan Sony, Hiroki Totoki.
Harga PlayStation 5 dapat melambung
Dirangkum Tekno dari The Verge, Kamis (1/8/2019), Sony juga sudah bekerja sama dengan Microsoft dan Nintendo pada bulan Juni dahulu buat membuat pernyataan penolakan terhadap tarif impor yg mulai diberlakukan AS terhadap China.
Lewat sebuah surat yg ditujukan pada Kantor Perwakilan Dagang AS, ketiga vendor konsol game ini menyampaikan bahwa tarif yg berlaku bakal mengganggu bisnis mereka secara signifikan.
Baca juga: PlayStation 5 Bisa Jalankan Game Tanpa “Loading”?
Dalam surat sepanjang tujuh halaman itu, konsumen juga diperkirakan mulai dibebani biaya sebesar 840 juta dollar AS yg dialihkan segera kepada mereka. Sebanyak 200.000 pekerjaan juga terancam atas kebijakan ini.
Sebenarnya ada cara yang lain yg bisa dikerjakan buat mengindari tarif selain dengan melayangkan protes pada pemerintah AS, yakni dengan memindahkan pabrik ke luar China.
Langkah ini telah dikerjakan lebih dahulu oleh Nintendo yg memindahkan produksi konsol Switch dari China ke Asia Tenggara. Sony dan Microsoft belum mengambil langkah serupa.
Gara-gara tarif tambahan, ada kemungkinan harga PlayStation 5 yg kabarnya mulai diriilis tahun 2020 mendatang mulai melambung.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

