Banyumas Raya

– Aplikasi papan ketik ( keyboard) besutan Google, Gboard, kembali tidak mengurangi koleksi pilihan bahasanya. Kali ini, Gboard tidak mengurangi sekitar 50 bahasa daerah baru, di mana tujuh di antaranya berasal dari Indonesia.
Ketujuh bahasa tersebut adalah Banyumasan, Lampung Api, Ma’anyan (suku Dayak Ma’anyan), Manado, Musi, Ngaju (suku Dayak Ngaju), dan Maluku Utara. Daftar bahasa daerah ini tidak mengurangi panjang bahasa daerah yg dapat dipilih pengguna Gboard sesuai preferensinya.
Baca juga: Gboard Sediakan Mode “Mengambang” buat Mengetik di Ponsel Bongsor
Dukungan atas bahasa-bahasa tersebut telah tersedia di pembaruan Gboard ketika ini. Pengguna Android telah dapat mendapatkan pembaruan terkait lebih dulu, sementara pengguna perangkat iOS mulai menyusul belakangan.
Daftar bahasa baru di GboardUntuk mengubah bahasa sesuai keinginan, setelah Gboard diperbarui ke versi teranyar, buka aplikasi apapun yg membtuhkan papan ketik, misalnya Gmail, WhatsApp, atau pesan. Setelah papan ketik Gboard muncul, ketuk logo Google di pojok kiri atas.
Kemudian, seperti dirangkum Tekno dari Android Police, Senin (4/2/2019), ketuk menu dengan ikon tiga titik (…), dahulu pilih setting dan lanjutkan opsi “bahasa”. Pilih bahasa yg diinginkan buat menyelesaikan pengaturan.
Baca juga: Gboard Pakai AI buat Sarankan Emoji dan Stiker Saat Chatting
Sejak dirilis tahun 2016 lalu, telah ada sekitar 500 lebih bahasa yg didukung oleh Gboard.
Google tidak jarang menggulirkan puluhan bahasa daerah baru untu tidak mengurangi keragaman bahasa lokal penggunanya. Sebelumnya, Bahasa Makasar dan Sasak dari Indonesia telah lebih dahulu masuk di preferensi bahasa Gboard.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

