Banyumas Raya

– Teknologi sensor pemindai sidik jari dalam layar (in-display fingerprint) akan banyak diadopsi ponsel-ponsel kelas menengah ke atas, khususnya ponsel pabrikan China. Tidak ingin ketinggalan, Samsung dikabarkan mulai ikut mengadopsi teknologi tersebut.
Handset edisi spesial ulang tahun Galaxy atau yg digadang mulai bernama Galaxy S10, disebut mulai menjadi ponsel Samsung pertama yanng dibekali in-display fingerprint.
Namun kabar terbaru justru menyebut teknologi itu mulai tiba lebih awal, sebelum Galaxy S10.
Galaxy seri “P” dikabarkan mulai mejadi lini Samsung pertama dengan sensor in-display fingerprint. Sensor tersebut mulai tersemat di beberapa perangkat sekaligus, yakni Galaxy P30 dan Galaxy P30 Plus.
Salah sesuatu pembocor gadget yang berasal China pertama kali menyebarkan rumor itu. Namun, berbeda dengan Galaxy S10 yg kabarnya mulai disematkan teknologi ultrasonic in-display fingerprint sensor, Galaxy P30 dan P30 Plus tak mulai mendapatkan sensor ultrasonic tersebut.
Keduanya diperkirakan cuma mulai dibekali optical in-display fingerprint sensor di bawah panel LCD. Sementara teknologi ultrasonic in-display fingerprint, disebut memiliki tingkat akurasi yg lebih canggih.
Kemungkinan, duo Galaxy P30 cuma mulai dipasarkan di China. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi Samsung bersaing dengan vendor smartphone Negeri Tirai Bambu.
Baca juga: Galaxy P1, Ponsel Pertama Samsung dengan Pemindai Sidik Jari Bawah Layar?
Galaxy P30 dan P30 Plus diprediksi mulai dirilis Samsung pada 11 Oktober mendatang. Sementara Galaxy S10 diprediksi mulai diperkenalkan di ajang CES 2019 pada Januari 2019, sebagaimana Tekno rangkum dari Phone Arena, Rabu (26/9/2018).
Samsung juga menelurkan teknologi baru di lini ponsel kelas menengah, yakni modul triple-camera. Tiga lensa kemara belakang akan dipatri ke handset Galaxy A7 yg baru diperkenalkan dua hari lalu.
.
.
.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

