Banyumas Raya

– Dalam rangka memperluas penggunaan uang virtual, startup yang berasal Swiss, Sirin Labs memperkenalkan ponsel blockchain pertama di dunia, pada September 2017 dulu .
Kini, FIH Mobile, anak usaha pemanufaktur yang berasal China, Foxconn, sudah menandatangani perjanjian buat memproduksi smartphone blockchain bernama Finney itu.
Selain sebagai smartphone, Finney sekaligus berfungsi sebagai dompet digital bagi menyimpan mata uang virtual alias cryptocurrency. Ia dibekali dengan cold-storage (dompet digital yg tak terhubung ke internet agar aman) terintegrasi dan komunikasi terenkripsi.
Pembuatnya merancang Finney sebagai perangkat yg kompetibel dengan berbagai mata uang virtual berbasis blockchain, termasuk bitcoin. Penggunanya mampu berbelanja di situs-situs yg menerima pembayaran dengan cryptocurrency, seperti Overstock dan Expedia.
Semua layanan berbasis uang virtual di Finney diaktifkan lewat sebuah tombol fisik. Nantinya, pengguna mulai dapat melakukan otentikasi transaksi memakai mekanisme biometrik jenis pemindai sidik jari dan iris scanner, berikut password, alih-alih harus mengingat kunci dompet digital yg panjang.
Baca juga: Penemu Bitcoin Dituntut Rp 140 Triliun
Dari segi spesifikasi, ponsel Finney dibekali layar 5,5 inci, RAM 6 GB, dan storage 64 GB. Ada juga kamera belakang 12 megapiksel dan kamera depan 13 megapiksel. Sistem operasinya Sirin OS yg berbasis Android.
Lisensi teknologi
Sebagaimana dirangkum Tekno dari Bloomberg, Sabtu (7/4/2018), harga per unit Finney dipatok sebesar 1.000 dollar AS atau hampir Rp 14 juta. Namun, dengan melisensikan teknologinya ke pabrikan smarpthone lain, Sirin berharap dapat menekan banderol tersebut menjadi kisaran 200 dollar AS.
Salah sesuatu pihak yg tertarik melisensi teknologi Sirin kabarnya adalah raksasa China, Huawei yg juga disinyalir sedang mengembangkan ponsel blockchain sendiri.
Pada Desember 2017, Sirin menggelar initial coin offering (ICO) buat mendukung pengembangan ponsel Finney. Dana yg terkumpul sebanyak 157,8 juta dollar AS juga dipakai buat membuat PC berteknologi blockchain.
Ponsel Finney rencananya mulai bersiap dirikim pada Oktober 2018 mendatang, buat penjualan online, bersama dengan pemasaran ritel melalui delapan toko di sejumlah negara yg mengalami booming cryptocurrency, seperti Turki dan Vietnam.
Sirin mengklaim sejauh ini telah mendapatkan pemesanan sebanyak 25.000 unit ponsel Finney, dan berharap dapat menjual sebanyak 100.000 hingga dua juta unit sepanjang 2018.
Sumber: http://tekno.kompas.com
BanyumasRaya.com

