Banyumas Raya

Diterpa kabar mengenai data pribadi pengguna Facebook yg bocor, Mark Zuckerberg ternyata harus mengalami nasib yg menyedihkan. Suami dari Priscilla Chan ini harus rela hartanya hilang sebanyak USD 5 miliar atau setara dengan Rp 68,7 triliun pada hari Senin.
- Apa itu Cambridge Analytica, dan haruskah kalian tinggalkan Facebook selamanya?
- Bungkam soal data pengguna Facebook yg bocor, Parlemen Eropa cari Mark Zuckerberg
- Buntut masalah kebocoran data, Facebook dituntut ke pengadilan oleh para pemegang saham
Berdasarkan lansiran Time (21/3), nilai kekayaannya tak lantas stag di angka tersebut namun justru kembali turun setidaknya USD 4 miliar atau sekitar Rp 55 triliun pada hari Selasa. Padahal itu cuma berselang sehari dari kabar terungkapnya kebocoran data Facebook.
Seperti kebanyakan orang kaya di dunia lainnya, nilai kekayaan Zuckerberg ditentukan oleh naik atau turunnya harga saham perusahaannya. Tentunya, untuk Zuck, kekayaannya ditentukan oleh performa saham Facebook di bursa saham.
Sebelumnya, nilai saham perusahaan juga turun setidaknya 8 persen setelah politikus Inggris dan Amerika Serikat mengkritik Facebook dan Zuckerberg terkait dugaan pelanggaran data yg membagikan jutaan data pribadi pengguna.
Data tersebut diduga dipakai buat kepentingan politik selama masa pemilihan presiden AS pada 2016.
Tidak cukup di situ, nilai saham Facebook selalu mengalami penurunan hingga 7 persen ketika penutupan pasar saham Senin sore. Kemudian, pada Selasa pagi, nilai saham Facebook kembali turun hingga 5,5 persen.
Berdasarkan daftar miliarder di dunia versi Majalah Forbes, kekayaan Zuckerberg tercatat sebesar USD 66 miliar atau setara Rp 908 triliun di hari Selasa. Sementara pada Jumat sebelumnya, nilai kekayaan suami Priscilla Chan itu tercatat USD 75 miliar atau setara Rp 1.031 triliun.
Artinya, nilai kekayaan Mark Zuckerberg turun hingga USD 9 miliar atau setara Rp 123 triliun cuma dalam waktu dua hari.
Sumber: Liputan6.com [ega]
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

